Minasanews.Com.Barru— Proses job fit yang digelar Pemkab Barru selama dua hari dari tanggal 17 hingga 18 juli 2025 bisa jadi memunculkan rasa harap-harap cemas bagi para pejabat eselon yang mengikuti asessment ini. Bukan tidak mungkin jika para pimpinan OPD itu masih menaruh harapan duduk kembali sebagai pucuk pimpinan pada Instansi yang dipimpin selama ini atau sekalian memperoleh jabatan yang lebih strategis dari hasil kob fit ini.
Meski begitu para pejabat eselon II yang tengah berjuang diajang uji kompetensi ini tak dipungkiri justru memikul rasa cemas akan masa depan jabatan yang akan diberikan. Apakah sesuai harapan atau sebaliknya justru ditempatkan pada OPD yang kurang strategis.

Kini sebanyak 19 pejabat tinggi pratama dilingkup Pemkab Barru mengikuti kegiatan job fit di UPT Potensi dan Kompetensi BKD Pemprov Sulsel di Makassar. Para pejabat eselon II b ini seolah berebut jabatan diajang job fit tersebut. Hasil uji kompetensi ini akan menjadi penilaian untuk menempatkan ke 19 pejabat itu sesuai dengan kemampuan dan keahliannya .
Kepala BKPSDM Pemkab Barru, Samsir yang dihubungi Kamis malam membenarkan adanya Uji kompetensi dan evaluasi kinerja (jobfit) bagi pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Barru 2025.
Samsir membeberkan data jumlah peserta job fit sebenarnya terdaftar 21 org, namun yang hadir hanya 19 pejabat. Yang tidak hadir dua orang. Satu dalam kondisi sakit yakni Sekwan dan satunya lagi menjelang pensiun yaitu Kadis Pekerjaan Umum.
“Adapun tujuan jobfit jabatan tinggi pratama kata Samsir, dilaksanakan dalam rangka rotasi jabatan untuk memastikan bahwa jabatan tersebut diisi oleh orang yang tepat, dengan kompetensi dan kualifikasi yang sesuai,” ujar Samsir.
Mantan Kadis DPMPTSP Barru ini menjelaskan bahwa Jobfit ini dilaksanakan setelah mendapat izin pelaksanaan dari kemendagri dan BKN.
Job fit ini juga merupakan tolak ukur bagi pimpinan untuk menilai kelayakan dan kecocokan dalam menempatkan diposisi mana paling pantas pejabat eselon dua ini memimpin OPD tertentu.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kompetensi pejabat dengan tuntutan jabatan yang diemban, sekaligus sebagai upaya berkelanjutan dalam peningkatan kinerja birokrasi di Pemkab Barru.
Hasil dari job fit ini nantinya akan menjadi dasar bagi Bupati dalam melakukan rotasi, mutasi, atau promosi jabatan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Barru dapat semakin optimal dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.( Udi)





















