Minasanews.Com.Pangkep– Awan duka menyelimuti pelayaran kapal motor Reski yang berlayar dari pulau Pajenekang di kecamatan Liukang Tupabbiring menuju kota Pangkajene, Pangkep, Sabtu(2/12/2023), secara tiba-tiba dihantam ombak besar sehingga menyebabkan KM Reski oleng ke kiri kemudian tenggelam.
Para penumpang KM Reski yang berjumlah 17 orang tak kuasa menahan panik dan tidak bisa berbuat apa-apa. Semua tenggelam ke dasar laut bersama kapal yang ditumpangi. Ketika kapal.motor ini tenggelam, hanya 10 penumpang yang dinyatakan selamat dari kecelakaan maut ini.
Tetapi tujuh penumpang kapal motor Reski dinyatakan hilang, kemudian dilaporkan sudah ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Ketujuh penumpang yang ditemukan meninggal dunia yakni Asmira(35), Mariana(30),
Aisyah(5), Sarah(7), Rena(16), Hj Sofa(50) dan Siti Nadira(32).
Dari informasi yang dihimpun dari Bhabinkamtibmas Polsek Tupabbiring, Aipda.Awaluddin, melaporkan bahwa KM Reski ini diperkirakan tenggelam sekitar pukul 13.25, Sabtu(2/12/2023) dan membawa 17 penumpang bersama kapten kapal bersama ABK.
“Semua penumpang telah ditemukan dan dari 17 penumpang itu, ada 7 yang dinyatakan meninggal dunia dan ada 10 yang selamat,” ujar Awaluddin
Adapun kronologis kejadian dari peristiwa kecelakaan laut ini, Sabtu tanggal 02 Desember 2023 sekitar pukul 13.25 wita kapal penumpang Pulau Pajenekang KM.Reski bergerak dari Pulau Pajenekang menuju Pangkep dengan membawa penumpan sebanyak 17 orang termasuk 2 orang anak kecil yang diantaranya 10 orang penumpang Perempuan dan 7 orang penumpang laki laki.
Kapal KM.Reski yang di kemudikan oleh Abd. Latif( 40) pekerjaan PNS guru Alamat Pulau Pajenekang dan pada saat Kapal KM Reski melewati pulau Balang caddi tiba tiba hujan turun disertai angin kencang dan ombak besar langsung menghantam kapal yang sedang oleng ke kiri dan tidak bisa mengendalikan kemudinya sehingga semua penumpang yang ada diatas kapal jatuh kelaut dan kapal KM Reski tenggelam ke dasar Laut.
Identitas para korban Laka laut yakni 1.Dg Tan’ang(50) pekerjaan Nelayan Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Kecamatan Liukang Tupabbiring
2. Paharuddin(50) pekerjaan ABK kapal, pekerjaan Nelayan Alamat Pulau Pajenekang Desa Mt Deceng Kecamatan LiukangTupabbiring
3.Asmira(35). Pekerjaan alamat Pulau Pajenekang Desa Mattiro Deceng Kecamatan Liukang Tupabbiring ( MD)
4. Mariana (30) Pekerjaan Irt Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Kec Liukang Tupabbiring( MD)
5. Abd Samad(65) pekerjaan Nelayan asal Pulau Pajenekang Desa Mt Deceng Kecamatan Liukang Tupabbiring
6. Abd Latif(53) ,Pengemudi Kapal KM Reski, Pekerjaan PNS Alamat Pulau Pajenekang Desa Mattiro Deceng Kecamatan Liukang Tupabbiring
7.Ambo Asse Umur41 tahun Pekerjaan PNS Alamat Pulau Pajenekang Desa Mattiro Deceng Kecamatan Liukang Tupabbiring
8.Asbiah( 50). pekerjaan PNS Alamat Pulau Pajenekang Desa Mattiro Deceng Kecamatan Liukang Tupabbiring
9.Nurfadillah( 20) pekerjaan tidak ada Alamat Pukau Pajenekang Desa Mattiro Deceng Liukang Tupabbiring
10. Adrian(17) Pekerjaan Pelajar Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Liukang Tupabbiring
11. Ismail (16 ) pekerjaan pelajar Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep
12. Saleha (63) Pekerjasn Irt Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Liukang Tupabbiring.
13. Aisya umir (5 ) pekerjaan tidak ada Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Kecamatan Liukang Tupabiring Kab Pangkep ( MD)
14. Sarah(7) Pekerjaan tidak ada Alamat Pulau Sanane Desa Mtattaro Adae Kec Liukang Tupabbiring Kab Pangkep ( MD)
15. Rena (16 ).pekerjaan IRT Alamat Pulau Sanane Desa Mattaro Adae Kec Liukang Tupabbiring Kab Pangkep ( MD)
16. Hj Sofa(50) Pekerjaan IRT Alamat Pulau.Pajenekang Desa Mattiro Deceng Kecamatan Liukang Tupabbiring Kab Pangkep ( MD)
17. Sitti Nadira( 32 ) Pekerjaan Guru Alamat Pulau Pajenekang Desa Mattiro Deceng kecamatan Liukang Tupabbiring Kab Pangkep ( MD)
Dijelaskan Awaluddun. “Penyebab Kapal KM.Reski Tenggelam disebabkan pada saat perjalanan dari Pulau Pajenekang menuju kota Pangkajene di sekitar pulau Balang Caddi datang hujan deras dan disertai angin kencang sehingga kapal oleng kekiri dan semua penumpang yang diatas kapal jatuh ke laut,” pungkasnya.( Udi)





















