instagram youtube

Pj Sekda Tantang Pengurus IBI Turunkan Stunting dan Kematian Ibu

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 22 Mei 2025 - 08:21 WIB

Minasanews.Com.Barru–Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Barru, Abu Bakar, S.Sos., M.Si, mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Barru di Lantai VI Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Selasa (20/5/2025),

Mengawali sambutannya, Pj Sekda Abu Bakar menyampaikan salam hormat, salam bangga, dan salam bahagia dari Bupati Barru bersama Wakil Bupati Barru kepada seluruh bidan se-Kabupaten Barru.

Sebagai pengantar, Abu Bakar membagikan pengalamannya mendampingi istrinya seorang bidan saat bertugas di berbagai desa terpencil. Pengalaman ini, menurutnya, membentuk pemahaman yang mendalam tentang realitas dan tantangan profesi bidan di lapangan.

Terkait kegiatan ini, Abu Bakar menuturkan bahwa Muscab kali ini merupakan momentum penting untuk dua hal utama, yang pertama adalah untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban (LPj) pengurus sebelumnya.

Dikatakan Evaluasi ini penting agar kita dapat melihat progres program, mengidentifikasi kendala, dan melakukan perbaikan. Kita harus kritis bukan untuk menjatuhkan, melainkan demi kemajuan organisasi. Sampaikan masukan dengan cara yang bijak, dengan bahasa sopan dan santun.

” Jangan sampai semua LPj diterima begitu saja, tanpa mempertimbangkan apakah programnya benar-benar dijalankan atau tidak. Jika kita bersikap abai dan tidak kritis seperti itu, maka secara organisasi, jangan berharap organisasi tersebut dapat maju dan berkembang,” Ujarnya mengingatkan

Baca Juga :  Dinsos Barru Dorong Mpok Darti Sebar Informasi Bahaya Stunting

Kemudian yang kedua, sambungnya adalah setelah LPj, akan dilanjutkan dengan proses pembahasan oleh steering committee dan sesi masukan serta saran dari peserta. Apabila LPj tersebut diterima, maka secara resmi kepengurusan yang lama dinyatakan demisioner.

lebih jauh, setelah itu, kita akan memasuki babak berikutnya, yaitu pemilihan ketua, serta kemungkinan pemilihan sekretaris dan bendahara. Proses ini juga akan melibatkan formatur yang bertugas menyusun kepengurusan secara lengkap.

” Setelah susunan kepengurusan baru terbentuk, saya menyarankan agar seluruh peserta tetap berada di lantai 6 ini hingga seluruh rangkaian acara selesai,” sebutnya

Ia menambahkan menyusun program kerja ini adalah hal yang sangat penting untuk segera dilakukan, karena berdasarkan pengalaman, setelah Muscab selesai, sering kali penyusunan program kerja justru tertunda. Akibatnya, hal-hal penting yang seharusnya direncanakan dengan matang menjadi terlupakan.

Menurutnya, Organisasi profesi seperti IBI harus memperkuat kapasitas anggotanya, bukan hanya membesarkan pengurusnya. Program kerja yang disusun harus menjawab kebutuhan zaman, termasuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi di sektor kesehatan.

Abu Bakar juga menyoroti isu-isu kesehatan strategis seperti stunting dan kematian ibu dan bayi. Ia menegaskan bahwa pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan, dan oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan serta kompetensi bidan menjadi krusial.

Baca Juga :  Peduli Korban Kebakaran, Aliansi Jurnalis Barru Serahkan Bantuan

“IBI harus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kompetensi dan literasi kesehatan masyarakat, terutama dalam menyongsong program Integrasi Layanan Primer (ILP) dari Kementerian Kesehatan. Ke depan, desa akan menjadi basis layanan kesehatan yang diperkuat oleh kehadiran tenaga medis dan paramedis, termasuk bidan sebagai garda terdepan,” jelasnya.

Pj Sekda juga mendorong agar kegiatan sosial dalam organisasi, seperti arisan, dapat dimanfaatkan sebagai media edukatif yang mendukung peningkatan pengetahuan, kompetensi dan kapasitas anggota.

Menutup sambutannya, Abu Bakar mengajak seluruh pengurus dan anggota IBI untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dan mengingatkan pentingnya komunikasi, kerja sama lintas sektor, dan silaturahmi sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Hadir pada Kegiatan Ketua PD IDI Provinsi Sulsel dan rombongan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPMDPPKBPPPA, Direktur RSUD La Patarai Barru, Ketua DWP Kab.Barru, pada kepala Puskesmas, Ketua PC IDI Kab.Barru, para pengurus Ranting PC IDI Kab.Barru, para pengurus organisasi profesi kesehatan, para peserta muscab dan undangan lainnya.( Udi)

Berita Terkait

Wabup Barru Ajak Peserta Festival Ramadhan Jangan Pernah Berhenti Berlatih
Proyek RSUD Pangkep Senilai Rp 5,4 Milyar Dua Kali Gagal Tender, Komisi II Ungkap Ada Kejanggalan
Pemkab Barru Siapkan Rp 16 Milyar Bayar THR ASN
Bupati MYL Harap Hak Anak Terpenuhi
Zam-zam Center Kini Jadi Destinasi Warga Luar Daerah Singgah di Barru
Pengelolaan Sampah Pemkab Badung Jadi Inspirasi Tim Pansus 1 DPRD Barru
Kesbangpol Pangkep Sosialisasi Pendidikam Politik Kader Parpol
Meriahkan Gelora Merah Putih, Pemkab Barru Sebar Bendera Hingga Batas Wilayah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Agustus 2024 - 12:32 WIB

Bupati MYL Apresiasi Kekompakan Peserta Gerak Jalan Indah

Sabtu, 9 Desember 2023 - 13:16 WIB

Dewan Analisis RTRW Kabupaten Barru

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:35 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Bamus Awal Juni 2025

Selasa, 23 Mei 2023 - 14:11 WIB

DPRD Barru Konsultasi Tambang Rakyat di Dinas ESDM Pemrov Sulsel

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:52 WIB

Pimpinan OPD Adu Kuat Lomba Tradisional

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:51 WIB

PW IPEMI Sulsel Audiensi Bupati Barru Agendakan Dua Hal

Senin, 21 Agustus 2023 - 20:46 WIB

Melalui Partai Gerindra, Sulfiana Fokus Perjuangkan Aspirasi Pemilih Perempuan di Dapil V Bone

Sabtu, 19 April 2025 - 22:37 WIB

Komisi II DPRD Barru Raker Bersama PDAM Bahas Kenaikan Tarif

Berita Terbaru

Daerah

Barru Susun RDTR Perkotaan Tanpa APBD

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB

Daerah

HUT ke 357 Sulsel, Barru Perkuat Sinergi Pembangunan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB