instagram youtube

Polisi Lidik Kasus Dugaan IRT Gantung Diri, Suami Ikut Diperiksa

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 25 Maret 2025 - 19:23 WIB

Minasanews.Com.Barru— Satuan Reskrim Polres Barru melakukan pengembangan penyelidikan kasus dugaan gantung diri seorang IRT bernama Hasriani(37) di Kampung Dusun desa Cilellang kecamatan Mallusetasi kabupaten Barru. Meski hasil visum luar yang dilakukan pihak dokter belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Tetapi Polisi mengembangkan proses penyelidikan dengan mengusut kasus dugaan bunuh diri ini. Suami korban sudah diinterogasi aparat penyidik Reskrim, namun Pihak Reskrim belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena masih melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Barru Iptu Andi Akbar Sirajuddin yang dihubungi, Senin(24/3/2025) malam mengakui jika pihaknya mengusut kasus kematian seorang ibu rumah tangga yang diduga melakukan gantung diri.

Baca Juga :  Miris, Kini Kondisi Patung Pendiri HMI di Pantai Losari, HMI Makassar : KAHMI dan Pemkot Meminta Segera Merestorasi Patung Lafran Pane

Salah seorang saksi yang juga suami korban ikut diinterogasi, namun dari keterangan saksi masih dianggap biasa saja. Dari keterangan saksi belum ditemukan adanya indikasi bukti keterlibatan. Namun kasus ini masih terus kita lakukan pengembangan penyelidikan dan akan memeriksa saksi lain.

Kemarin juga penyidik akan memeriksa kerabat dekat korban, kata Andi Akbar. “Tetapi ketika itu masih dalam suasana berduka karena baru dilakukan proses penguburan, sehingga kondisi kedukaan itu kita jaga. Makanya keluarga korban tersebut kita tunda pemeriksaannya dulu sembari menunggu waktu yang tepat,” ucap Kasat Reskrim.

Penyidik terus berupaya untuk mengusut kasus ini. Namun masih ada beberapa pertanyaan pihak media yang belum bisa kami jawab karena penyidik masih melakukan pengembangan penyelidikan.

Baca Juga :  Tiga Nama Calon Sekda Sulsel Belum di Tetapkan, Jokowi : Belum Sampai di Meja Saya

Meski demikian, kata Kasat Reskrim, penyelidikan ini menerima tantangan dari derasnya arus informasi publik yang telah membentuk opini beragam, baik dari medsos maupun media online.

Kekhawatiran kita pihak keluarga korban akan merasa trauma dengan sejumlah opini publik yang beredar luas itu. “Sehingga untuk menjaga suasana ini kami untuk sementara mengamankan suami korban demi menghindari kesalahpahaman pihak keluarganya dan perkembangan penyelidikan selanjutnya akan kami sampaikan ke media,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Ketua PMI Barru Terjun Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana
Bupati MYL Tak Kuasa Menahan Tangis Melepas Jenazah Camat Tupabbiring
Tragis, IRT Diduga Tewas Bunuh Diri Usai Gantung Putranya Dibawah Pohon
Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Banjir Barru Satu Bocah Meninggal, Satu Warga Tertimbun Longsor
Usai Mobil Tabrak Motor Nyawa Anak Melayang, Kaki Ibunya Putus
Pergi Cari Kerang di Sungai Sikapa, Perempuan Ini Ditemukan Tewas Tenggelam
Nelayan Wirittasi Ditemukan Tak Bernyawa Terapung Ditengah Laut

Berita Terkait

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 05:58 WIB

Siswa SMAN 1 Barru Tewas Usai Jatuh Dari Plafon Ruang Kelas

Rabu, 18 Januari 2023 - 14:46 WIB

Mendikbudristek Nadiem Buka Suara Soal Dansa Siswa SMPN 1 Ciawi: Bangga Sekali

Sabtu, 30 November 2024 - 06:54 WIB

Tebasan Parang Pria Uzur Habisi Nyawa Keponakan Sendiri

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:33 WIB

Ibu Hamil Asal Pulau Sailus Pangkep Meninggal di Kapal Saat Dievakuasi ke Pulau Lombok

Senin, 19 Januari 2026 - 21:10 WIB

Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Pertama Ditemukan Masih Misteri

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:00 WIB

Warga Pangkep Blokade Jalur KA, Pemilik Lahan Tanam Pohon Pisang dan Dirikan Tenda Diatas Rel

Sabtu, 6 Mei 2023 - 16:34 WIB

Jalan Berlubang Masyarakat Antang menuntut Pemerintah

Minggu, 17 Maret 2024 - 14:09 WIB

Jalan Beton Desa Bulo-bulo dan Pujananting Diterjang Longsor, Komisi III DPRD Barru Prihatin

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita