Minasanews.Com.Barru— Satuan Reskrim Polres Barru melakukan pengembangan penyelidikan kasus dugaan gantung diri seorang IRT bernama Hasriani(37) di Kampung Dusun desa Cilellang kecamatan Mallusetasi kabupaten Barru. Meski hasil visum luar yang dilakukan pihak dokter belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Tetapi Polisi mengembangkan proses penyelidikan dengan mengusut kasus dugaan bunuh diri ini. Suami korban sudah diinterogasi aparat penyidik Reskrim, namun Pihak Reskrim belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena masih melakukan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Barru Iptu Andi Akbar Sirajuddin yang dihubungi, Senin(24/3/2025) malam mengakui jika pihaknya mengusut kasus kematian seorang ibu rumah tangga yang diduga melakukan gantung diri.
Salah seorang saksi yang juga suami korban ikut diinterogasi, namun dari keterangan saksi masih dianggap biasa saja. Dari keterangan saksi belum ditemukan adanya indikasi bukti keterlibatan. Namun kasus ini masih terus kita lakukan pengembangan penyelidikan dan akan memeriksa saksi lain.
Kemarin juga penyidik akan memeriksa kerabat dekat korban, kata Andi Akbar. “Tetapi ketika itu masih dalam suasana berduka karena baru dilakukan proses penguburan, sehingga kondisi kedukaan itu kita jaga. Makanya keluarga korban tersebut kita tunda pemeriksaannya dulu sembari menunggu waktu yang tepat,” ucap Kasat Reskrim.
Penyidik terus berupaya untuk mengusut kasus ini. Namun masih ada beberapa pertanyaan pihak media yang belum bisa kami jawab karena penyidik masih melakukan pengembangan penyelidikan.
Meski demikian, kata Kasat Reskrim, penyelidikan ini menerima tantangan dari derasnya arus informasi publik yang telah membentuk opini beragam, baik dari medsos maupun media online.
Kekhawatiran kita pihak keluarga korban akan merasa trauma dengan sejumlah opini publik yang beredar luas itu. “Sehingga untuk menjaga suasana ini kami untuk sementara mengamankan suami korban demi menghindari kesalahpahaman pihak keluarganya dan perkembangan penyelidikan selanjutnya akan kami sampaikan ke media,” pungkasnya.( Udi)





















