instagram youtube

Tebasan Parang Pria Uzur Habisi Nyawa Keponakan Sendiri

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 30 November 2024 - 06:54 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Dari segi umur antara pelaku dengan korban kasus pembunuhan di Pangkep ini terpaut jauh. Korban diketahui berinitial SM berusia 59 tahun. Sedangkan pelaku sudah terbilang uzur karena umurnya mencapai 79 tahun.

Dari peristiwa ini warga kampung Pattiroang desa Mangilu kecamatan Bungoro tersebut, tidak menyangka jika SM harus tewas ditangan paman sendiri yang sudah setahun lagi berusia 80 tahun.

Tetapi cerita perbedaan usia yang terpaut dua puluh tahun antara korban dengan pelaku ini menjadi fakta bahwa keduanya terpaksa harus saling melukai dan menyebabkan nyawa dari salah satunya melayang.

Baca Juga :  Pria Muda di Pangkep Tebas Kepala Kerabat Hingga Tewas

Kedua kerabat dekat ini saling serang karena emosi sehingga hilang kendali. Sang keponakan, SM datang dengan enteng ke depan rumah GP sambil menenteng parang menantang pamannya GP untuk duel.

GP yang ditantang pun langsung tersulut emosi dan masuk ke rumahnya mengambil sebilah parang untuk menerima tantangan sang Keponakan. Aksi duel Paman dengan Keponakan pun tak terhindarkan.

Kedua pelaku dan korban terlibat duel dan saling serang dengan parang andalan masing-masing. Aksi baku parang ini berakhir tragis, keduanya terluka akibat luka tebasan. Namun naas bagi SM harus tewas ditangan paman dengan luka dibagian kepala dan tangan nyaris putus.

Baca Juga :  Massa Aksi Blokade DPRD Provinsi, Mendesak Reklamasi Lae-Lae Dihentikan

Kasat Reskrim Polres Pangkep, Iptu Firman membenarkan peristiwa penganiayaan yang menyebabkan satu korban tewas.

Firman juga tak menampik dari keterangan awal bahwa antara korban dengan pelaku memiliki hubungan keluarga yang masihnl sangat dekat. “Hanya saja hubungan kedekatan sebagai keluarga dari kasus ini masih dalam proses pendalaman,” ujar Firman.

Yang jelas kata Kasat Reskrim. “Tersangka sudah kami amankan bersama sejumlah barang bukti dan sekarang sedang dalam proses pemeriksaan. Adanya soal hubungan family atau tidak tergantung nanti dari hasil pemeriksaan,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Bupati Barru Turun Tangan
Keluarga Besar SMA, SMK dan SLB Barru Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Dusun Ele
Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM, Polisi: Dalangnya Adalah Kelompok Anarko
Dua Siswa SMABAR Tewas Terseret Arus di Permandian Rumpiae
Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi di Barru, Jalur Pekkae-Buludua Air Setinggi Lutut
Ketujuh Korbàn Tewas KM Reski Kalangan Perempuan
Penderita Stroke Pengais Reski di Jalan Poros Pangkep-Makassar Tewas Diserempet Mobil
Dua Warga Pangkep Baku Tikam, Satu Korban Tewas

Berita Terkait

Senin, 18 Desember 2023 - 12:01 WIB

Dua Rumah Panggung Hangus Terbakar di Ajakkang, Satu Warga Luka

Selasa, 30 Mei 2023 - 07:05 WIB

BPBD Sulsel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Tallo

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:19 WIB

Satlantas Barru Tegur Pemilik Bengkel dan Sopir Truk Parkir Dibadan Jalan

Rabu, 17 Mei 2023 - 15:37 WIB

Nelayan Wirittasi Ditemukan Tak Bernyawa Terapung Ditengah Laut

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:35 WIB

Tim TRC Semen Tonasa Kerja Keras Bantu Pemulihan Pascabencana di Agam Sumatra Barat

Rabu, 30 Oktober 2024 - 13:46 WIB

Travo PLN Meledak, Debat Paslon Bupati dan Cawabup Barru Terhenti Gegara Lampu Padam

Senin, 13 Februari 2023 - 09:14 WIB

Curah Hujan Sangat Tinggi, Sejumlah Titik di Kota Makassar Tergenang Air

Minggu, 9 April 2023 - 13:46 WIB

Dalam Kurung Waktu Empat Hari, Tiga Pejabat Asal Sulsel Berpulang

Berita Terbaru

Daerah

HKN Momentum Refleksi ASN Evaluasi Kinerja

Senin, 20 Apr 2026 - 20:36 WIB

Dilarang Curi berita