Minasanews.Com.Jakarta— Proses refocussing disejumlah program anggaran pusat yang kemudian berimbas kepada pemangkasan dana daerah. Justru tak dirisaukan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari jika anggaran daerahnya dipangkas hingga Rp 133 Miliar. Malah jadi berkah karena Bupati Perempuan pertama ditanah leluhurnya ini mampu membangun jaringan dan konektifitas sehingga bisa menerima kucuran APBN senilai Rp 400 M lebih.
Tak sedikit pun ada rasa risau dengan langkah pemerintah pusat yang memangkas anggaran daerah Kabupaten Barru dikisaran Rp 133 miliar. Hal ini diungkap Bupati Barru Andi Ina Kartika saat diwawancarai sejumlah media televisi nasional di Jakarta, Kamis(23/4/2026).
Justru dengan adanya refocussing(Pengalihan Anggaran) itu ada hikmah dibaliknya, kata Andi Ina. “Daerah yang kami pimpin malah terima porsi APBN yang lebih besar dari jumlah yang dipangkas. Dipotong Rp 133 miliar, eh malah kita dapat kucuran Rp 400 miliar lebih,” ujar Andi Ina.
Dasar ini yang menjadi alasan kami sebagai Bupati sehingga secara tegas tidak perlu ada kata risau. “Kami bersyukur dengan efek anggaran yang kita terima untuk kepentingan masyarakat Barru, jauh lebih berlipat,” ucapnya
Secara rinci Andi Ina menyebutkan terbesar diterima kabupaten Barru melalui APBN yang dialokasikan untuk pembangunan sekolah rakyat sebesar Rp 270 miliar, kemudian Inpres Jalan Daerah( IJD) Rp 50 miliar, kampung nelayan Rp 9 miliar dan penguatan sektor pertanian Rp 44 miliar.
Adanya pengalihan anggaran oleh Pemerintah pusat tidak membuat Bupati Barru ini bersedih. “Kami tidak perlu bersedih dengan pemotongan itu. Sebab dengan pemangkasan tersebut melatih pemerintah daerah untul lebih mandiri dalam pengelolaan angaran dari jumlah yang terbatas karena Pusat juga tetap mengembalikan dana itu ke pemerintah daerah,” ungkapnya lagi.
Kemampuan membawa pulang APBN ke daerah, lanjut Andi Ina membeberkan bahwa salah satunya butuh strategi dari masing-masing pimpinan daerah.
“Selama memimpin daerah ini kami melakukan segala cara dengan beragam.strategi seperti membuka jaringan seluas-luasnya, memperkuat network, loby kuat dan berbagai hal lainnya,” pungkas Andi Ina.( Udi)





















