instagram youtube

Warga Pujananting Barru Syukuri Hasil Panen Lewat Festival Budaya

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:47 WIB

Minasanews.Com.Barru– Wakil Bupati Barru , Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari membuka secara resmi Festival Mappadendangan dan Tari Sere Api yang digelar di Lapangan Dusun Lempang, Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Sabtu malam (25/7/2026).

Mengawali sambutannya, Abustan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Desa Gattareng yang berhasil menyelenggarakan festival budaya dengan meriah serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Festival seperti ini harus dikenal lebih luas. Saya minta videonya diviralkan melalui media sosial, Instagram, Facebook hingga TikTok. Anak-anak KKN juga punya tugas membantu mempromosikan kegiatan ini agar dunia mengetahui kekayaan budaya Gattareng,” ujarnya.

Abustan menegaskan bahwa Mappadendang bukan sekadar tradisi, melainkan wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah. Ia menyebut tingginya harga gabah saat ini yang mencapai Rp.7.400 / Kg menjadi kabar baik bagi para petani dan menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, budaya Mappadendang yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda ini harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas Desa Gattareng. Ia mengapresiasi masyarakat Gattareng karena di tengah pertemuan budaya dari berbagai wilayah seperti Bone, Maros, dan Pangkep, dinilai mampu mempertahankan adat istiadat serta tradisi leluhur secara turun-temurun.

Baca Juga :  Pesan Andi Ina GPM Pertama di Mallusetasi

“Kalau budaya kita hilang, masa depan juga akan kehilangan jati dirinya. Karena itu budaya harus tetap dipelihara dan menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya.

Pada momen ini, Abustan juga menyoroti besarnya potensi Desa Gattareng sebagai kawasan wisata berbasis budaya. Ia meminta Dinas Pariwisata bersama Dinas Pertanian Kab. Barru menyusun langkah strategis agar kekayaan budaya, potensi pertanian, panorama alam, serta produk unggulan masyarakat dapat dikembangkan secara terpadu menjadi destinasi wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Gattareng memiliki berbagai potensi yang layak dipromosikan, mulai dari hamparan persawahan, kawasan pegunungan, hingga produk unggulan seperti Kopi Gattareng dan dodol kacang khas yang memiliki cita rasa unik yang bernilai ekonomi tinggi.

“Jika budaya dijaga, pariwisatanya berkembang, UMKM tumbuh, maka ekonomi masyarakat juga akan bergerak. Semua potensi ini harus dikelola secara bersama agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya

Abustan juga mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai gotong royong yang selama ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat pedesaan. Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta tidak membiarkan budaya saling membantu semakin memudar.

Selain itu, memasuki musim kemarau, Abustan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh penggunaan kompor maupun korsleting listrik akibat pengisian daya telepon genggam yang tidak aman.

Baca Juga :  Dewan Sasar Dua Ruas Jalan di Kecamatan Barru

Pada kesempatan yang sama, Abustan menyampaikan apresiasi kepada Nur Amin, S.Pd selaku penggiat pelestari budaya beserta seluruh panitia yang telah menginisiasi penyelenggaraan festival. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Mengakhiri sambutannya, Abustan berharap Festival Mappadendang dan Tari Sere Api dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai agenda budaya unggulan Kabupaten Barru sekaligus menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Penggiat Pelestari Budaya Nur Amin, S.Pd menjelaskan bahwa penyelenggaraan Festival Mappadendang dan Tari Sere Api merupakan hasil perjuangan panjang bersama masyarakat melalui dukungan Dana Indonesiana dari Kementerian Kebudayaan.

Menurutnya, budaya merupakan ruh kehidupan sekaligus perekat persatuan masyarakat. Oleh karena itu, menjaga budaya berarti menjaga jati diri bangsa.

Turur hadir, A. Kalim / Petta Pabbicara, A. Sarnwia Oddang / Petta Hangnga, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Barru, Kadis Parekrfpora Barru, Kadis TPHP Barru, Camat Pujananting, Danpos TNI Pujananting, Kepala Desa Gattareng, para Kades Se Kec. Pujananting, Ketua Panitia, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Penyuluh pertanian, Mahasiswa KKN Unhas.( Udi)

Berita Terkait

Bupati Andi Ina: Ditangan Dokter Suriadi, RSUD Lapatarai Barru Banyak Perubahan
Inovasi AURA Rutan Kelas II B Barru Antar Pulang Narapidana
Tukang Ojol Pengantar Jenazah Bayi Bocorkan Info Jika Keluarga Dimintai Ongkos Ambulance Rp 800 Ribu
Lajulo Jadi Pusat Perkemahan Barru 2026, 500 Anggota Pramuka Ikut Serta
DPRD Pangkep Kaji Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas
Imigran Asal Kashmir India Diamankan Imigrasi Pare-pare di Barru
Legislator Barru Konsultasi LP2M UNM Bahas Peningkatan Kapasitas Petani
Tugu Jam Mahal Pakai APBD Rp 2,2 Milyar Dikritik Warga

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:11 WIB

Bupati Andi Ina Saksikan Gubernur ASS Teken MoU dengan Kepala BPS

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:49 WIB

Bupati Andi Ina Apresiasi Kehadiran Hoplin Preschool

Kamis, 30 April 2026 - 06:12 WIB

Musrenbang Sulsel Jadi Forum Krusial Tampung Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 3 Juni 2023 - 18:45 WIB

Fathurrahman & Firman Resmi Nahkodai PP HPPMI Maros Periode 2023-2025

Selasa, 15 April 2025 - 21:15 WIB

Bupati Andi Ina Harap Dukungan Komisi II DPR RI Bangun KIBAR

Minggu, 14 April 2024 - 19:25 WIB

Suardi Janji Alokasi APBD 2025 Untuk Bantu Pengadaan Atap Aula SMABAR

Kamis, 4 Mei 2023 - 23:01 WIB

DPRD Barru Siapkan Empat Ranperda Inisiatif

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:52 WIB

Baru 6 Bulan Jabat Kajari Pangkep, Nurul Wahida Rifal Dimutasi ke Kejagung

Berita Terbaru