Minasanews.Com.Pangkep— Saat ini Pemkab Pangkep sedang membangun Tugu Jam bernilai fantastis. Anggarannya bersumber dari APBD dan mencapai kisaran Rp 2,2 Milyar. Lokasi bangunan ini tidak jauh dari Tugu Jam yang dibangun PT Semen Tonasa sebelumnya. Hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempat berdirinya tugu jam yang dibangun Pemkab saat ini.
Tugu Jam berdiri tegak disebelah timur Rujab Bupati Pangkep. Sebelumnya lokasi Tugu Jam itu merupakan hutan kota yang tidak terlalu luas. Kini lahan itu disulap jadi ikon baru dalam bentuk Tugu Jam di kota Pangkajene.
Tiang kokoh Tugu Jam itu dirancang dengan konstruksi penggalian ke bawah tanah sekitar kedalaman antara 6 hingga 7 meter demi menghindari getaran jalan Poros Pangkep-Makassar.
Proyek yang akan menjadi ikon baru kota Pangkajene sebagai Ibukota kabupaten Pangkep ini. Menurut Kadis PUTR Pangkep Andi Irwan. “Kedepan ruang bagian bawah tugu ini bakal dilengkapi ruang untuk kegiatan Videotron dan halte bagi Ambulance Laut yang sewaktu-waktu sandar dibawah jembatan Pangkajene,” kata Andi Irwan.
:Kini bangunan Tugu Jam itu sudah mencapai progres sekitar 95 Persen dan sedang memasuki proses finising,” jelasnya.
Meski begitu,tugu jam tersebut dinilai banyak pihak kemahalan karena memakai Anggaran hingga Rp 2,2 milyar. “Dari segi azas manfaat keberadaan tugu ini tidak terlalu urgen. Jauh lebih bermanfaat seandainya anggaran dipakai untuk membangun sarana seperti irigasi, membangun infra struktur penanggulangan banjir,” beber seorang warga Pangkajene.
Nilai anggaran pembangunan tugu Jam ini memang mahal. Tetapi akan jadi ikon baru kota Pangkajene, kata Kadis PUTR Pangkep, Andi Irwan saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Jum’at(10/1/2025) di Cafe 86. “Harga jam saja sudah mencapai kisaran Rp 800 juta sehingga kalau diakumulasi dengan konstruksinya sudah setara dengan nilai Rp 2,2 milyar,” ungkap Andi Irwan.( Udi)





















