instagram youtube

Protes Mahasiswa Liukang Tangaya Saat Demo Bupati Pangkep, Sampai Kapan Warga Kepulauan Harus Selalu Dirujuk ke NTB

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 27 Maret 2024 - 04:58 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Kepergian untuk selama-lamanya seorang Ibu hamil bersama bayi yang dikandungnya saat hendak dirujuk ke Pulau Lombok tidak hanya menyisakan duka bagi keluarganya. Tetapi warga Liukang Tangaya merasa khawatir jika peristiwa yang merenggut nyawa Nur Jannah(29) berulang kepada warga lainnya saat membutuhkan pelayanan kesehatan dalam kondisi darurat seperti yang dialami Almarhumah.

Salah satu kelompok masyarakat kepulauan Liukang Tangaya yang mengatasnamakan dirinya kelompok mahasiswa asal Pulau terluar ini kemudian menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Pangkep karena tidak terima dengan apa yang dialami warganya meninggal dunia dalam keadaan hamil dan dirujuk ke Pulau Provinsi lain hanya untuk membutuhkan pelayanan kesehatan.

Unjuk rasa ini digelar Mahasiswa Liukang Tangaya, Selasa (26/03/2024). Himpunan Mahasiswa Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep ini mengaku Kembali Melakukan aksi protes kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Baca Juga :  Langka, Minyakita di Makassar Tembus Rp20 Ribu Per Liter

Para mahasiswa ini mengajukan tuntutan dengan
1. Mendesak Bupati Kabupaten Pangkep Untuk Segera Menghadirkan Tenaga Medis Dan Tenaga Kesehatan Teruntuk R.S Pratama Sailus
2. ⁠Bupati Kabupaten Pangkep Segera Evaluasi Penemapatan Tenaga Kesehatan Yang Ada Dikecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep.
3. Copot Kepala Dinas Kesehatan Kabuten Pangkep Yang Tidak Mampu Memberikan Solutif Atas Sulitnya Pelayanan R.S Pratama Sailus

Wahyudi sebagai Ketua Bidang Advokasi Dan Investigasi sekaligus Jendral lapangan pada saat melakukan aksi unjuk rasa mengatakan dalam orasi bahwa aksi persoalan R.S Pratama Sailus Ini bukan lagi aksi pertama atau dua kalinya melainkan aksi yang sudah berjilid-jilid namun melihat realitas bentuk upaya Bupati Pangkep Itu belum ada solutif dan tidak ada yang dilakukan dalam upaya menangani persaoalan permasalahan R.S Pratama Sailus yang belum optimal pelayananya.

Baca Juga :  Puluhan ASN Diskominfo SP Pangkep Tes Kebugaran Jasmani

Masih dalam aksi ini. Asrullah Selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya kecewa pula sebab dalam aksi tersebut Pemerintah Daerah atau Bupati Pangkep tidak menemui massa aksi untuk melakukan audinesi. Ini salah satu landasan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep Memang tidak serius dalam mengupayakan pembenahan apa yang menjadi masalah kesehatan di kepulauan.

“Sampai kapan masyarakat kepulauan harus selalu dirujuk Ke NTB karena tidak adanya tenaga medis di kepulauan,” teriak Asrullah saat demo di kantor Bupati Pangkep.( Udi)

Berita Terkait

Dua Dari Empat Warga Barru Korban Luka Pohon Tumbang Ritual Pettabulue Dirujuk ke RS Makassar
Bayi Dibuang Bikin Iba Warga Maralleng, Kini Jadi Rebutan Adopsi
Berlayar 11 Hari Dari Sailus Tujuan Bima, KM Danial Jaya Hilang Kontak
Diduga Gantung Diri, IRT Asal Desa Cilellang Ditemukan Tewas
Ketujuh Korbàn Tewas KM Reski Kalangan Perempuan
Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Pertama Ditemukan Masih Misteri
Ranperda DPRD Barru Bantu Berdayakan Nelayan Kecil dan Pembudidayaan Ikan
Ritual Situs Pettabulue Berujung Maut, 9 Tewas dan 8 Luka Tertimpa Pohon Tumbang

Berita Terkait

Jumat, 22 November 2024 - 05:52 WIB

DPRD Barru Bahas Ranperda Inisiatif Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

Selasa, 30 Mei 2023 - 07:05 WIB

BPBD Sulsel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Tallo

Kamis, 9 Januari 2025 - 17:04 WIB

Miris Kakek Lansia Sudah 13 Hari Dicari, Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:59 WIB

PB SEMMI Desak Rektor Mundur Bila Terbukti Dugaan Pelecehan

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:00 WIB

Warga Pangkep Blokade Jalur KA, Pemilik Lahan Tanam Pohon Pisang dan Dirikan Tenda Diatas Rel

Kamis, 19 Januari 2023 - 10:19 WIB

Berkas Perkara Pembunuhan dan Penjualan Organ Tubuh Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sabtu, 8 Februari 2025 - 23:30 WIB

PT Semen Tonasa Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Pulau Sarappo

Senin, 13 Februari 2023 - 09:46 WIB

BMKG Makassar Keluarkan Peringatan Dini Hujan Deras-Petir Hingga 12.00 WITA

Berita Terbaru

Daerah

Dandim 1405 Irup Hari Lahir Pancasila di Barru

Senin, 1 Jun 2026 - 16:43 WIB

Dilarang Curi berita