instagram youtube

Cawapres Indonesia Timur Mencuat, Pengamat Sebut Penerus JK Belum Nampak

admin - Penulis Berita

Rabu, 17 Mei 2023 - 06:29 WIB

Minasanews.com, Makassar – Berbagai kalangan mendorong Capres Anies Baswedan, agar memilih calon wakilnya dari kalangan tokoh Indonesia Timur.

Seperti pandangan politisi milenial PKS Ismail Bahtiar. Ia mengatakan, bahwa kemenangan Pilpres tak hanya melulu Jawa sentris. Justru, kata Ismail, karena ketiga tokoh Capres berdarah Jawa, maka sangat tepat jika kandidat Cawapres diusung dari kalangan tokoh Indonesia Timur.

“Sehingga menurut saya, sesungguhnya kunci kemenangan di Pilpres 2024 adalah yang menggandeng tokoh kawasan Indonesia Timur. Kita ada tokoh seperti Pak Syahrul Yasin Limpo, Andi Amran Sulaiman, Pak Sandiaga Uno, dan beberapa tokoh lain,” ujarnya menyarankan.

Bukan tanpa alasan, lanjut Bacaleg DPR-RI dari PKS ini, bahwa sejarah pernah mencatat dua kali tokoh Indonesia Timur Jusuf Kalla, berhasil memenangkan Pilpres.

“Perlu diketahui bahwa momen-momen politik nasional di Indonesia, banyak juga dipengaruhi oleh tokoh dari kawasan Indonesia Timur. Contoh paling konkret adalah Pak Jusuf Kalla. Beliau dua kali jadi Cawapres dengan Capres yang berbeda, bisa memenangkan pertarungan Pilpres,” jelas Ismail

Anggota DPRD Susel ini menyampaikan, bahwa Sulsel secara khusus dan Pulau Sulawesi secara umum, tidak pernah kehabisan tokoh untuk dipinang sebagai Cawapres.

“Ketokohan Pak SYL yang berkarir dari bawah dan sekarang jabat Menteri Pertanian, apalagi yang kita ragukan? Pak Sandi dengan kemampuan beliau saat ini membenahi dunia pariwisata kita. Termasuk Pak Andi Amran kan, beliau tokoh kawasan Indonesia Timur yang punya kemampuan leadership yang kuat,” ungkap politisi PKS asal Bone ini.

Baca Juga :  KPU Barru Gagal Gelar Debat Pertama, Kondisi Teknis Jadi Alasan Penundaan

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid pernah menyebutkan, bahwa ada dua kandidat kuat Indonesia Timur, usulan PKS untuk mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

“Sebenarnya selain Pak Amran (Andi Amran Sulaiman, red), ada juga nama Pak Zulkieflimansyah Gubernur NTB, dan sejumlah tokoh dari Maluku, yang menguat di Indonesia Timur. Inilah yang sedang kita jajaki. Tapi yang pasti, kita juga sudah komunikasi di internal PKS, khususnya beberapa DPW PKS di Indonesia Timur, dan insya allah mereka memberikan respon yang positif,” tukasnya.

Sementara, Pengamat Politik Sukri Tamma berpendapat lain. Sukri menilai belum ada tokoh luar Jawa sampai sekarang ini, yang menempati ranking atas pada survei-survei politik. Ditambah lagi, menurutnya belum ada tokoh luar Jawa, yang bisa memobilisasi dan mewakili luar Jawa itu sendiri.

“Tapi harus dihitung juga ada kandidat dari luar Jawa yang paling tidak melihat survei punya potensi besar, apakah memang ada kandidat yang kemudian bisa melengkapi kekurangan-kekurangan yang berasal dari luar jawa, harus diperhatikan besaran suara luar Jawa itu 55:44 persen,” ujarnya ketika dihubungi Harian Disway Sulsel, kemarin malam.

Baca Juga :  Pileg 2024 di Sulsel, NasDem-Golkar Kuasai Gelanggang

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) ini, bahwa sampai sekarang belum ada satupun tokoh luar jawa apalagi timur yang sebesar Jusuf Kalla.

“Setelah Jusuf Kalla belum ada kandidat yang bisa merepresentasikan luar Jawa, dan kemudian mempunyai bargaining position yang bagus, kemudian menawar agar pasangan Jawa dan luar Jawa,” tuturnya.

Intinya, kata Sukri, bukan masalah Jawa atau Luar Jawa melainkan siapa yang paling bisa menggaet basis massa yang lebih besar. Jadi meskipun dia tokoh Jawa tetapi punya basis yang jelas di luar Jawa tetap potensial.

Sukri mengakui ada tokoh seperti Mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Mantan Gubernur Sulsel Dua Periode Syahrul Yasin Limpo, dan beberapa Wakil Rakyat di DPR RI sebagai representasi luar Jawa. Tetapi, kata Sukri, belum ada yang bisa menjadi pemersatu dan magnet bagi voters.

Kendati digaungkan oleh PKS Sulsel, nama-nama tersebut belum cukup nyaring di tingkat nasional, kata Sukri, untuk ditimbang-timbang sebagai cawapres potensial.

 

 

Berita Terkait

Imbas Debat Gagal, Anggaran KPU Barru Bakal Membengkak
Pasien RSUD Lapatarai Ngaku Tambah Semangat Usai Dibesuk dokter Ulfah
AGH Faried Wajedy Terharu Do’akan Anies Saat Silaturahmi di Ponpes DDI
Lagu Goyang Dua Jari Hipnotis Massa Pendukung dokter Ulfah-MHG
Ganjar di Elu-elukan Presiden saat Hadiri Peringatan OTDA di Makassar
Sekretaris DPD PAN Barru Mendadak Dicopot di Kantor KPU Gegara Pilkada
Dua SK Hasil Pleno Penetapan Caleg KPU Barru Diduga Langgar PKPU
Dimata Andi Ina, Golkar Sama dengan NKRI Harga Mati

Berita Terkait

Jumat, 3 Maret 2023 - 09:12 WIB

Timsel KPU Sulsel Tetapkan 70 Nama Calon Komisioner yang Lolos Vermin

Selasa, 29 Oktober 2024 - 13:51 WIB

Adik Wapres Rela Tinggalkan Keluarga Demi Dukung dokter Ulfah-MHG

Rabu, 24 Mei 2023 - 11:14 WIB

KPK Imbau KPU, Protes Soal Caleg Terpilih tidak Perlu LHKPN

Rabu, 8 November 2023 - 18:38 WIB

Golkar Memanas, Wakil Ketua DPRD Barru Gugat Ketua DPP dan DPD di PN

Selasa, 24 September 2024 - 09:29 WIB

ARASKA Peraih Nomor Urut 1 Tampil Beda di Kantor KPU Barru, Datang Diantar Penunggang Berkuda Berpakaian Adat

Minggu, 12 Maret 2023 - 09:46 WIB

Sah! Firdaus Terpilih Aklamasi Pimpin IAP Provinsi Sulawesi Selatan

Jumat, 8 Desember 2023 - 13:49 WIB

Deklarasi Pengusaha Pejuang Pemenangan Prabowo-Gibran di Soppeng

Minggu, 10 November 2024 - 11:39 WIB

Warga Mattirowalie Yakin dokter Ulfah-MHG Punya Pengaruh Besar Jika Pimpin Barru

Berita Terbaru

Daerah

Wabup Barru Soroti Sikap Tegang Peserta MTQ

Sabtu, 11 Apr 2026 - 21:01 WIB

Dilarang Curi berita