instagram youtube

Pemkab Barru Awasi Alih Fungsi Lahan Demi Perkuat Ketahanan Pangan

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 19 November 2025 - 09:32 WIB

Minasanews.Com.Barru — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan melalui perlindungan lahan sawah, menyusul arahan tegas pemerintah pusat dalam Rapat Koordinasi Nasional Perlindungan Lahan Sawah yang digelar secara virtual, Senin (11/2025). Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., hadir bersama unsur Forkopimda, Pj Sekda, Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Barru, serta pimpinan OPD terkait dalam rakor yang menjadi momentum penting menyatukan kebijakan pusat dan daerah.

Rakor yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diikuti sejumlah pejabat tinggi, seperti Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), serta Kepala BMKG. Pertemuan ini memperkuat upaya perlindungan lahan pertanian produktif yang semakin terancam alih fungsi non-pertanian.

Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan bahwa perlindungan lahan sawah merupakan prioritas nasional.
“Data harus akurat, terverifikasi, dan terintegrasi. Kita tidak boleh kehilangan sawah produktif hanya karena ketidaksinkronan data,” ujarnya.

Pemerintah daerah diminta segera menyelesaikan sinkronisasi data Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Lahan Baku Sawah (LBS), dan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

Baca Juga :  Tompobulu Wakil Pangkep Anugrah Desa Wisata Indonesia

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyebut masih banyak ketidaksesuaian data di lapangan, termasuk sawah yang telah berubah fungsi namun tetap tercatat sebagai lahan pertanian. Ia juga menegaskan moratorium penerbitan KKPR di atas lahan sawah bagi daerah yang belum menyelesaikan validasi data.

Ia juga menetapkan target penting bagi daerah, di antaranya, Verifikasi sawah eksisting, Revisi RTRW paling lambat Februari 2026, Penetapan KP2B dalam RTRW, Penyempurnaan peta perlindungan lahan sawah, Penyelesaian revisi RTRW provinsi yang tertunda

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan lahan dan air sebagai faktor produksi pangan yang tidak tergantikan.

“Petani bisa upayakan benih, pupuk, bahkan alat. Tapi kalau lahan hilang, itu tidak bisa diganti,” tegasnya.

Ia juga menyinggung target pemerintah mencetak 3 juta hektare sawah baru, sembari mendorong insentif bagi daerah yang konsisten menjaga lahan sawah.

Baca Juga :  Kepala Daerah Maju Caleg Pemilu 2024 Harus Mengundurkan Diri

Kepala BIG Muhammad Aris menegaskan perlunya satu standar data geospasial nasional, sementara Kepala BMKG Teuku Faizal Fathani, mengingatkan tingginya curah hujan hingga awal 2026, terutama di wilayah selatan Indonesia termasuk sebagian Sulawesi Selatan.

Usai rakor, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyampaikan bahwa Barru siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, termasuk memperkuat pendataan, pembaruan RTRW, dan perlindungan lahan pertanian produktif.

“Kami di Barru berkomitmen menjaga lahan sawah sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Sinkronisasi data dan revisi tata ruang akan kami percepat sesuai arahan pusat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Barru telah berkoordinasi dengan BPN dan OPD teknis untuk memperkuat pengawasan alih fungsi lahan serta merumuskan kebijakan insentif bagi petani agar sawah tetap produktif.

Pemkab Barru juga akan memanfaatkan dukungan data geospasial dan informasi cuaca dari BIG dan BMKG untuk mendukung pengelolaan lahan sawah, khususnya menghadapi potensi banjir dan curah hujan ekstrem.( Udi)

Berita Terkait

PT Semen Tonasa Dukung MTQ Korpri Tingkat Nasional
Andi Ina-Abustan RDP Bersama Komisi II DPR RI
PT Semen Tonasa Raih Top CSR Award 2026 Kategori Star 5
Data BPS Nilai Dua Potensi Perikanan Barru Paling Berdaya Saing
Andi Ina Tak Risau Anggaran Barru Dipangkas, Sebut Dapat Kucuran APBN Rp 400 M
Ketum FAMI: Penegakan Hukum yang Profesional dan Proporsional Menunjang Stabilitas Kamtibmas Jelang Pesta Demokrasi
Bupati MYL Terima Pembekalan Lemhanas dan Kemenkeu
Pusat Inkubator Pengusaha Muda Mahasiswa Sulawesi Selatan, HIPMI PT Sulawesi Selatan sukses Luncurkan Program Edupreneurship.

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:50 WIB

Dua Wanita Diduga Istri Capten Pilot Pesawat ATR 42-500 Akur Saat Bertemu di Bandara

Minggu, 14 Desember 2025 - 08:01 WIB

Ketua PMI Barru Pimpin Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Bencana Sumatera

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:06 WIB

Pangkep Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut

Kamis, 19 Januari 2023 - 10:13 WIB

Bekerja Sama dengan KBRI, KPU RI Buka Pendaftaran Panitia Pemilihan Luar Negeri

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:25 WIB

Legislator Komisi III DPR RI Andi Amar Dimandatkan Kawal Asta Cita Presiden

Rabu, 8 Februari 2023 - 10:55 WIB

Setelah Pilot dan Penumpang Susi Air di Sandera Kelompok KKB, Kemenhub Tutup Bandara Paro

Kamis, 21 November 2024 - 21:07 WIB

ASN Pemkab Barru Juara I MTQ Korpri Tingkat Nasional

Senin, 12 Agustus 2024 - 14:53 WIB

Gerakan Pemuda Reformasi Geruduk KPK Minta Usut Dugaan Pokir Fiktif Oknum DPRD Mamasa TA. 2022-2023

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita