instagram youtube

Appi Tegaskan Rotasi Lurah Berdasarkan Kinerja, Evaluasi Jadi Dasar Penataan Jabatan

admin - Penulis Berita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Minasanews.com,MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mulai menyiapkan evaluasi terhadap kinerja para lurah setelah satu tahun menjalankan tugas. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan dalam penataan dan rotasi jabatan lurah di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Penegasan itu disampaikan Munafri saat memimpin Rapat Koordinasi bersama camat dan lurah se-Kota Makassar di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (5/10/2026).

Menurut Munafri, evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap pemimpin wilayah benar-benar mampu menjalankan pelayanan publik sekaligus menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.

Ia menilai keberhasilan pemerintah tidak semestinya hanya dilihat dari banyaknya kegiatan atau tingkat serapan anggaran. Ukuran keberhasilan harus sampai pada manfaat dan dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Ukuran keberhasilan pemerintah harus bergeser dari input, output, outcome, public value, kemudian impact. Jadi, keberhasilan bukan hanya apa yang berjalan hari ini, tetapi apa dampaknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Terkait rencana rotasi, Munafri memastikan penilaian akan dilakukan berdasarkan kinerja masing-masing lurah selama menjalankan tugas di wilayahnya. Ia juga menegaskan tidak ingin proses tersebut dipengaruhi kepentingan maupun intervensi pihak tertentu.

Baca Juga :  Kepala Kesbangpol Kembali Dampingi Wali Kota Makassar Hadiri Silaturahmi Regional KAHMI

“Waktu ini sudah satu tahun (lurah menjabat). Saya tidak mau lagi dalam rangka perputaran lurah-lurah yang akan kita lakukan rotasinya, terlalu banyak orang yang menelepon untuk mempertahankan ini dan itu,” ungkapnya.

“Tidak ada itu, pokoknya penilaiannya akan pure seperti apa yang Bapak dan Ibu lurah lakukan hari ini,” lanjut Munafri.

Evaluasi nantinya akan melihat capaian kinerja selama setahun dengan membandingkan data dan pencapaian periode sebelumnya. Beberapa aspek yang menjadi perhatian di antaranya optimalisasi penerimaan PBB, kebersihan lingkungan, penertiban, pelayanan dasar, perlindungan sosial, hingga optimalisasi peran agen Perisai.

Munafri menilai posisi lurah memiliki tantangan tersendiri karena menjadi bagian pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, lurah dituntut memiliki inovasi, integritas, sekaligus kemampuan membaca persoalan yang terjadi di wilayahnya.

“Lurah itu bukan pekerjaan yang gampang. Tugasnya banyak sekali karena berhubungan langsung dengan masyarakat, harus memosisikan diri sebagai pelayan sekaligus pemimpin di wilayahnya,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Munafri juga mendorong perubahan pola kerja pemerintahan menuju impactful governance. Pemerintah, kata dia, harus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat dalam mengidentifikasi persoalan, menentukan solusi, menetapkan prioritas, hingga mengawal pelaksanaannya.

Baca Juga :  Workshop Transformasi Energi 2025 PT Semen Tonasa

“Jangan lagi dengan masyarakat itu kucing-kucingan, menyembunyikan sesuatu. Lurah harus memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan masalah dan bersama-sama menciptakan solusi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran lurah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di tingkat wilayah.

“Kamtibmas bukan urusannya cuma APH saja. Kamtibmas ini harus menjadi urusan kita bersama,” tegasnya.

Selain itu, Munafri memastikan kebijakan pemilahan sampah dan penertiban bangunan liar tetap dilanjutkan. Camat dan lurah diminta terus melakukan sosialisasi serta mengedepankan komunikasi dengan warga dalam pelaksanaannya.

Ia menegaskan, jajaran wilayah harus mampu menerjemahkan setiap kebijakan pemerintah menjadi tindakan yang konkret, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Dengan evaluasi berbasis kinerja tersebut, Munafri berharap camat dan lurah tidak sekadar menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi warga Makassar.

Berita Terkait

Kesbangpol Makassar Terima Kunjungan Paskibraka Kabupaten Kolaka Tahun 2025 
Kali Kedua Unit Pengumpul Zakat Semen Tonasa Raih Penghargaan Tingkat Nasional
Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Prioritas
F8 Makassar 2025 Siap Digelar, Hadirkan Semangat Baru di Lokasi Baru
PDAM Makassar Tetap Layani Pelanggan di Hari Libur
Pemerintah Seluruh Kecamatan Makassar kembali hadirkan program baru, yakni Ko’bi Pak Camat.
Makassar Berjasa Jadi Perhatian Pemprov NTB, Aliyah Bahas Perlindungan Pekerja Rentan
Garis Indonesia Minta GM PLN Sulserabar Mundur Akibat Pemadaman Bergilir
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Desember 2023 - 10:56 WIB

Kasatpol PP Makassar Wakili Danny Pomanto Hadiri Dialog Interaktif Bersama Kapolri dan Jendral TNI

Selasa, 3 Juni 2025 - 23:27 WIB

Plt Dirut PDAM Makassar Ungkap Kesiapan Program Pemasangan Air Gratis

Kamis, 15 Juni 2023 - 10:40 WIB

Sekretaris Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Jalin Kerja Sama dengan Unhas

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:32 WIB

CEO Business Forum 2025, Dirut PT Semen Tonasa Perkenalkan Produk Bata Interlock Presisi

Jumat, 21 Maret 2025 - 10:45 WIB

Perbaikan Pipa di Jl Beringin Gowa, PDAM Isyaratkan Menampung Air Sementara

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:58 WIB

Rakor KNPI Makassar Bidang Olahraga, Fokuskan Prestasi Pemuda

Jumat, 26 Mei 2023 - 07:01 WIB

PT. Kemuning Terancam Batal Kerjakan Proyek Breakwater Jika Tak Mampu Hadirkan Tenaga Ahli

Minggu, 22 Juni 2025 - 13:58 WIB

Bertahun-tahun Krisis Air, Warga Gontang Dalam dan Samalona Kini Nikmati Aliran Air Bersih 24 Jam

Berita Terbaru