instagram youtube

Wali Kota Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Digenjot Mulai Januari 2027

admin - Penulis Berita

Selasa, 29 September 2026 - 15:18 WIB

Minasanews.com,MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna bersama DPRD Kota Makassar di Ruang Sipakatau Lantai 2 Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (25/9/2026).s

Munafri mengatakan, perubahan APBD tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian angka anggaran, tetapi harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita memastikan bahwa anggaran perubahan (APBD-P) yang kita susun itu benar-benar bisa menjadi program yang bermanfaat buat masyarakat,” ujar Munafri.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan bersama antara eksekutif dan legislatif agar penggunaan anggaran berjalan terkontrol dan menghasilkan dampak nyata.

Dalam nota keuangan tersebut, pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2026 direncanakan mencapai Rp4,56 triliun lebih, turun sekitar Rp128 miliar atau 2,75 persen dari APBD Pokok 2026 sebesar Rp4,69 triliun lebih.

Sementara belanja daerah direncanakan Rp5,26 triliun lebih, meningkat sekitar Rp90 miliar atau 1,76 persen dari APBD Pokok sebesar Rp5,17 triliun lebih. Dengan struktur tersebut, defisit mencapai sekitar Rp699,85 miliar yang ditutup melalui penerimaan pembiayaan dari SiLPA Tahun Anggaran 2025.

Dari sisi pendapatan, PAD direncanakan Rp2,27 triliun lebih, turun sekitar Rp57 miliar atau 2,47 persen dibandingkan target APBD Pokok. Pendapatan transfer juga turun menjadi Rp2,228 triliun lebih atau sekitar 5,80 persen.

Baca Juga :  Selenggarakan Rakor, Camat Mariso Persiapkan Program Terbaik untuk Kecamatan

Untuk belanja, Belanja Operasi direncanakan Rp4,33 triliun lebih atau naik 3,49 persen. Sementara Belanja Modal sebesar Rp919 miliar lebih, turun 5,68 persen. Belanja Tidak Terduga tetap dialokasikan Rp15 miliar.

Munafri menyebut terdapat tujuh kebijakan prioritas dalam Perubahan APBD 2026, meliputi peningkatan daya saing ekonomi dan lapangan kerja, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dan tata ruang, pengembangan inovasi, seni budaya dan pariwisata, peningkatan tata kelola pemerintahan, perlindungan perempuan, anak dan penyandang disabilitas serta kepemudaan dan olahraga, hingga peningkatan kualitas lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

Menurut Munafri, keterbatasan ruang fiskal membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program prioritas. Namun, hal tersebut tidak boleh menghambat upaya menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga mengungkapkan rencana pembangunan dan penataan kawasan Karebosi yang belum dapat dilaksanakan pada tahun berjalan. Pemerintah Kota Makassar kembali memasukkan proyek tersebut dalam perencanaan tahun berikutnya.

Baca Juga :  Kepala Bapenda Kota Makassar Hadiri Rakor SKPD, Bahas Percepatan Serapan Anggaran Tahun 2023

“Maka dari itu, kita membuat satu perencanaan baru. Insyaallah tahun depan Karebosi akan jalan,” katanya.

Selain Karebosi, Pemkot Makassar menyiapkan tender dini untuk sejumlah proyek strategis yang telah memiliki kesiapan perencanaan. Langkah ini dilakukan agar pekerjaan tidak harus menunggu hingga Maret dan dapat dimulai sejak awal 2027.

“Nah, ini kita akan memulai juga dengan beberapa kegiatan yang kita laksanakan secara tender dini. Jadi tidak menunggu lagi bulan tiga baru ada kegiatan, bulan satu sudah bisa jalan,” jelas Munafri.

Sejumlah proyek strategis, termasuk pekerjaan dengan waktu pelaksanaan panjang atau multiyears, disiapkan untuk masuk dalam skema tersebut. Setelah proses penganggaran selesai dan seluruh persyaratan terpenuhi, pelaksanaan proyek akan langsung didorong sejak Januari 2027.

“Jadi, setelah selesai anggarannya, langsung digenjot lagi di bulan Januari 2027,” tegasnya.

Munafri berharap pembahasan Perubahan APBD bersama DPRD dapat berjalan dalam semangat kolaborasi sehingga kebijakan anggaran yang ditetapkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Makassar hari ini adalah Makassar yang sedang tumbuh, dan Makassar esok adalah Makassar yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dukung Visi Munafri Arifuddin, PDAM Makassar Gerakkan Survei Sambungan Air Gratis
Enam Titik Sambungan Air Gratis Terpasang di Wilayah VI, PDAM Makassar Lanjutkan Program Prioritas MULIA
Perkuat Sinergitas Penjualan, SIG dan Semen Tonasa Gelar Distributor Forum 2023
Dirut PT Semen Tonasa Jadi Narasumber di Rakerkonprov Apindo Sulsel
Millenial Semen Tonasa dan BUMN kembali Lakukan Aksi Sosial di Pantai Tanjung Bayang
Jaringan Aktivis Millenial Sikapi Cafe Fore yang Diduga Melanggar Parkir Bahu Jalan
Operasi Rutin Tim Paronda Satpol PP Kota Makassar, Pantau PKMS di Ruas Jalan
Wasekum Badko HMI Sulselbar Pertanyakan Urgensi Perjalanan Luar Kota dan Negeri Pejabat Pemprov di Tengah Utang yang Menumpuk

Berita Terkait

Selasa, 18 April 2023 - 03:34 WIB

Semen Tonasa Bantu Ratusan Anak Panti Asuhan dan Dukung Puluhan UMKM

Jumat, 21 Maret 2025 - 10:45 WIB

Perbaikan Pipa di Jl Beringin Gowa, PDAM Isyaratkan Menampung Air Sementara

Senin, 19 Juni 2023 - 17:47 WIB

Bapenda Makassar Gelar Rakor Bahas Uji Petik Wajib Pajak

Kamis, 1 Juni 2023 - 12:46 WIB

Kepala Bapenda Kota Makassar Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Karebosi

Rabu, 23 April 2025 - 14:34 WIB

Plt Dirut Baru Perumda Air Minum Makassar, Hamzah Ahmad, Ajak Pegawai Bangun Budaya Kerja Positif

Jumat, 7 November 2025 - 21:24 WIB

Kepala Kesbangpol Makassar Hadiri Pentas Seni dan Musik 100% Makassar dalam Rangka HUT ke-418 Kota Makassar

Kamis, 15 Juni 2023 - 12:21 WIB

Hindari Konflik, Camat Mariso Mediasi Pengelolah Pasar dan Pemilik Ruko Terkait Lokasi Jualan

Kamis, 8 Juni 2023 - 12:49 WIB

PKK Mariso Gelar Pertemuan, Bahas Penguatan Program Kerja

Berita Terbaru

Daerah

Barru Pacu Distribusi Air Bersih

Senin, 12 Okt 2026 - 16:29 WIB

Daerah

Wabup Barru Usul Booth Khusus UMKM di Sulsel Expo

Senin, 12 Okt 2026 - 16:15 WIB

Daerah

Barru Usul Program Strategis Perikanan ke KKP

Senin, 12 Okt 2026 - 13:02 WIB