Minasanews.Com.Barru— Peristiwa tragis menimpa satu keluarga di dusun Panggalungan desa Bulo-bulo kecamatan Pujananting kabupaten Barru. Seorang IRT bernama Rina(44) diduga memilih jalan pintas dengan cara gantung diri dibawah sebatang pohon hingga ditemukan tewas dalam kondisi sudah membusuk.
Mirisnya lagi, sebelum dugaan peristiwa gantung diri yang dialami Rina. Dia lebih dulu diduga menggantung putranya bernama Umar(4). Kedua ibu anak ini ditemukan tewas disalah satu kebun
Penderitaan keluarga ini semakin mengundang rasa iba warga disekitar dusun Panggalungan karena suami korban sudah lama tidak bisa bekerja mencari nafkah, setelah didera penyakit stroke selama dua puluh tahun.
Korban ibu anak bersama suaminya yang sudah lama sakit hingga tidak bisa lagi berjalan hanya tinggal disalah.satu gubuk berukuran 3 X 4 meter. Kondisi ekonomi yang dialami keluarga ini diperkirakan ikut menjadi beban sehingga diduga IRT ini nekad.mengakhiri hidupnya bersama anaknya dengan cara gantung diri.
Peristiwa tewasnya Rina bersama putranya baru diketahui warga sehari setelah ditemukan mayatnya yang kondisinya sudah membusuk.
Tempat kejadian perkara penemuan kedua mayat Ibu anak ini terbilang sangat jauh dari kota Barru dan kejadian yang menimpa korban sudah terjadi sejak Jum’at pekan lalu.
Namun videonya baru saja beredar luas dimedsos. Para warga banyak berkomentar bahwa peristiwa itu tidak cepat beredar luas karena keterbatasan jaringan internet di dusun Panggalungan.
Para netizen dimedsos itu meminta agar video dan fotonya diblur supaya tidak membuat pihak kelurganya bertambah sakit atas peristiwa yang menimpanya.
Kapolres Barru AKBP Dodik Susianto yang dikonfirmasi Jum’at(24/5/2024) membenarkan adanya peristiwa ini. Hanya saja Kapolres meminta media ini menghubungi Kapolsek atau Kasat Reskrim.
” Silahkan hubungi Kapolsek Pujananting atau Kasat Reskrim,” ujar Dodik dengan nada singkat.
Sementara itu Kapolsek Pujananting AKP Sudarto yang dihubungi secara terpisah menyatakan kejadian ini merupakan penemuan dua mayat dari sosok ibu dan anak.
TKP penemuan mayat sangat jauh dari kantor Polsek di Pujananting. “Kami kemudian menempuh perjalanan melalui jalur jalan di Kecamatan Bungoro kemudian ke kecamatan Tondong Tallasa di Kabupaten Pangkep,” ujar Kapolsek.
Selain medannya cukup jauh, jaringan internet disekitar TKP juga tidak ada sehingga membutuhkan waktu untuk menjangkau wilayah TKP.
“Ibu rumah tangga ini bernama Rina(44) bersama putranya Umar(4) diduga tewas karena gantung diri. Diperkirakan IRT ini lebih dulu menggantung putranya kemudian giliran ibunya yang gantung diri hingga keduanya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan sudah menimbulkan aroma busuk,” beber Kapolsek.( Udi)





















