Minasanews.com,Makassar — Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan Rapat Kerja Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) 2025 yang digelar oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan di Claro Hotel Makassar, Senin (10/11/2025).
Forum tahunan yang mempertemukan berbagai pelaku usaha, pimpinan industri, dan pejabat daerah ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam membangun perekonomian daerah yang tangguh dan berdaya saing.
Dalam kesempatan tersebut, Anis memaparkan perkembangan dan tantangan industri semen nasional, termasuk upaya Semen Tonasa dalam menghadapi perubahan global dan tuntutan keberlanjutan energi.
“Semen Tonasa terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami fokus pada efisiensi energi dan penggunaan bahan bakar alternatif agar industri semen tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan,” jelas Anis di hadapan peserta Rakerkonprov.
Salah satu inovasi unggulan yang disampaikan adalah program Refuse Derived Fuel (RDF), yaitu pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif dalam proses produksi. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Semen Tonasa terhadap ekonomi hijau dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
“RDF bukan hanya solusi energi, tapi juga bagian dari kontribusi kami dalam mengatasi persoalan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Selain fokus pada aspek industri, Anis turut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan melalui Forum CSR Semen Tonasa. Program ini, lanjutnya, diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan Rakerkonprov juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Semen Tonasa dengan Apindo Sulsel mengenai sinergi penguatan industri, pendampingan UMKM, dan konsultasi usaha, serta kerja sama dengan PT Batara Ringan Nusantara dalam bidang penyediaan semen.
Direktur Utama PT Batara Ringan Nusantara, Rachmi Nurma, SP, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem industri lokal.
“Kami percaya, kerja sama ini akan membuka peluang baru dalam mendukung pertumbuhan industri di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Partisipasi PT Semen Tonasa dalam forum bergengsi ini mempertegas peran perusahaan sebagai pelopor industri semen yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan, kolaborasi, dan pembangunan daerah yang inklusif.





















