instagram youtube

Kerja Inovatif Andi Ina Bukti Nyata Untuk Barru

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 4 November 2025 - 15:44 WIB

Minasanews.Com.Barru— Pemerintah Kabupaten Barru melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbngda) menggelar Lokakarya Inventarisasi dan Analisis Pengembangan Ekonomi untuk Keanekaragaman Hayati di Aula Bappelitbangda, Kabupaten Barru, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A.Bintang, M.Si., didampingi Kepala Bappelitbangda yang bertujuan menghimpun data, informasi, serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Abustan menegaskan pentingnya menggali potensi keanekaragaman hayati lokal yang selama ini menjadi bagian dari pengetahuan tradisional masyarakat Barru.

Menurutnya, banyak tanaman dan bahan alami lokal yang memiliki manfaat besar dan bisa dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru apabila dikaji secara ilmiah dan dikelola secara modern.

“Kita perlu menelusuri apa yang dulu menjadi sumber ekonomi dan obat oleh orang tua kita. Misalnya tanaman yang digunakan untuk mengobati luka atau bahan alami yang dipakai mengatasi penyakit tertentu. Itu semua adalah kekayaan hayati yang punya nilai tinggi bila dikembangkan dengan baik,” ujar Wabup Abustan.

Ia mendorong agar hasil inventarisasi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan penelitian bersama perguruan tinggi dan laboratorium di Makassar, sehingga menghasilkan produk turunan bernilai tambah dan berdaya saing.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemkab Pangkep Sidak Pasar Bonto-bonto

Lebih jauh, Abustan menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika memiliki keunikan lokal yang menjadi ciri khas dan daya saing tersendiri.

“Daerah yang maju adalah daerah yang memiliki keunikan. Kalau keunikan itu dikaji dan diolah dengan baik, maka bisa menjadi competitive advantage bagi Barru,” tambahnya.

Menurutnya, berbagai hasil kekayaan alam Barru seperti tiram, pakis, hingga hasil laut dan tanaman lokal dapat dikembangkan menjadi produk unggulan jika dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa. Ia menekankan agar lokakarya ini tidak berhenti di forum diskusi, tetapi dilanjutkan dengan rencana tindak lanjut (RTL) di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

“Setelah ini, para camat dan kepala desa/lurah perlu menginventarisasi potensi hayati di wilayahnya, lalu disampaikan ke Bapelitbangda untuk dikaji. Dari situ kita bisa tentukan mana yang bisa diolah, diteliti, dan dijadikan sumber ekonomi,” jelasnya.

Wabup juga menyinggung kondisi keuangan nasional yang sedang mengalami efisiensi dan pemotongan anggaran, sehingga setiap daerah dituntut berinovasi mencari sumber pendapatan baru.

“Sekarang semua diminta berinovasi, mencari investor dan sumber pendapatan daerah. Satu investor saja bisa membuka lima lapangan kerja, dan itu luar biasa bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Semen Tonasa Kembali Raih Prestasi Internasional

Di sisi lain, Abustan menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang dalam enam bulan terakhir berhasil membawa dana pusat ke Barru sebesar Rp.285 miliar, diantaranya untuk pembangunan Sekolah Rakyat, Inpes Jalan Daerah, dan bantuan pertanian.

“Alhamdulillah, di tengah pemotongan anggaran, Ibu Bupati justru mampu menghadirkan dana besar dari pusat. Ini bukti bahwa kerja inovatif bisa membawa hasil nyata bagi Barru,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wabup Abustan mengajak seluruh peserta lokakarya untuk bekerja kolaboratif, kreatif, dan tetap berdoa untuk kesejahteraan Kabupaten Barru.

“Sekecil apapun langkah yang bermanfaat bagi masyarakat, lakukanlah. Mari berinovasi dan berkolaborasi. Insya Allah, dengan doa dan kerja bersama, Barru akan semakin sejahtera,” tutupnya.

Turut hadir, Para Pimpinan OPD, Para Kabag Setda Barru, para camat, para Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Soppeng Riaja dan Tanete Rilau, perwakilan dari UPT KPH Ajatappareng Kab.Barru, Perwakilan Akdemisi, perwakilan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan, serta perwakilan dari Kelompok Tani Wanita se-Kab. Barru, dan undangan lainnya.( Udi)

Berita Terkait

Ketua Komisi III Pimpin Raker Realisasi Anggaran Semester Satu 11 OPD
Bupati Barru Terima Amanah Jadi Bunda PAUD dan Literasi
Anggota DPRD Barru Konsultasi Ranperda Inisiatif di Sulbar
Suardi Harap Tak Ada Lagi Warga Barru Tidak Berobat Karena Tidak Mampu
Bupati Andi Ina Tidak Mau Dengar Pasien RSUD La Patarai Beli Obat Luar
Beragam Program CSR PT PLN Indonesia Power Bantu Warga Barru
Bupati Barru Bareng Ketua TP PKK Nikmati Manre Kuliner Lemmang di Lompo Tengah
Pemkab Pangkep Gelontorkan Anggaran Rp 3, 4 Milyar Untuk Bantuan Masjid

Berita Terkait

Kamis, 24 Oktober 2024 - 06:16 WIB

Tujuh Calon Pejabat Eselon II TMS Administrasi Selter PJPTP Pemkab Barru

Selasa, 22 April 2025 - 07:24 WIB

Anggota DPRD Barru Sharing Tiga Hal Bersama Dispthbun Sulsel

Kamis, 11 April 2024 - 15:31 WIB

Suardi Boyong Pejabat Barru Open House Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel

Kamis, 22 Mei 2025 - 08:21 WIB

Pj Sekda Tantang Pengurus IBI Turunkan Stunting dan Kematian Ibu

Senin, 30 Oktober 2023 - 18:51 WIB

Komisi II DPRD Barru Bersama Distan Bahas Progres Pembangunan Pertanian

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Barru Evaluasi Data Penerima Bantuan Pangan

Kamis, 24 Agustus 2023 - 07:01 WIB

Dana Rehabilitasi Rumah Rusak Akibat Becana Alam 100 Rumah Tangga

Kamis, 17 Agustus 2023 - 06:32 WIB

Bupati Barru Saksikan Pawai Obor Upacara Taptu

Berita Terbaru

Daerah

Barru Susun RDTR Perkotaan Tanpa APBD

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB