instagram youtube

Rapat Dengar Pendapat PT Conch Berujung Ricuh di DPRD Barru

Rusdi - Penulis Berita

Jumat, 10 April 2026 - 15:27 WIB

Minasanews.Com.Barru— Forum diskusi yang menghadirkan Petinggi PT Conch dalam rapat dengar pendapat( RDP) yang difasilitasi DPRD Barru, Jum’at(10/4/2026) tiba-tiba jadi gaduh dan berujung ricuh. Padahal awal diskusi berlangsung adem, karena hampir semua peserta RDP lebih banyak dihadiri pihak elemen yang pro dibanding yang mewakili kubu kontra.

Awalnya banyak pihak dalam ruangan sidang DPRD menilai bahwa forum ini bakal didominasi pihak yang pro dengan kehadiran Perusahaan asal Negeri China yang rencana akan membangun Packing Plan( Pengantongan Semen) di Barru.

Tetapi pihak Perwakilan Gabungan Pemuda dan Pelajar Mahasiswa( Gappembar) yang juga tampil menyuarakan keberadaan PT Conch justru menagih pihak Pemkab Barru agar menerbitkan Surat Peringatan Satu(SP1) kepada Perusahaan asal Negeri Tiongkok ini terkait Pajak Bumi Bangunan( PBB) yang diduga pihak Gappembar sudah menunggak.

Baca Juga :  Wabup Barru Apresiasi Keberhasilan Budidaya Udang Vanamae Kolam Bundar di Pancana

Menurut Perwakilan Gappembar tersebut. “Jika tidak ada SP1, maka hal ini rawan menimbulkan potensi dugaan korupsi. Pernyataan Perwakilan Organisasi Kemahasiswaan sempat diungkapkan tersebut,” ujar Perwakilan Gappembar ini.

Tetapi ketika Perwakilan Gappembar tersebut tampil lagi disesi diskusi lanjutan, kembali meminta pihak Pemkab untuk memberikan jawaban. Hanya saja saat itu pihak Pemkab Barru yang diwakili Fariadi Abu Jahya masih berusaha menampung seluruh pendapat dan berharap akan menjawab secara kolektif usai semua pihak mengajukan pertanyaan.

Saat itulah Perwakilan Gappembar memilih walk out dan langkah ini yang kemudian memamcing emosi beberapa peserta forum yang kemudiam meminta agar Perwakilan Gappembar segera meninggalkan ruang sidang DPRD.

Baca Juga :  Konflik Tanah di Bonsel Kabupaten Gowa Tak Kunjung Selesai, Kantor Camat di Geruduk Demonstran

Suasana disksusi akhirnya berujung ricuh karena ada diantara beberapa peserta yang terpancing sikap emosinya. Bahkan berusaha mengejar Perwakilan Gappembar, meski banyak pihak yang berusaha merelai perseteruan tersebut. Beruntung ada dari aparat Kepolisian yang berusaha menghalangi dan membawa keluar ruangan dari Perwakilan Gappembar.

Saat suasana semakin memanas, moderator yang dipandu Anggota DPRD Barru, Syamsu Rijal beberapa kali meminta peserta RDP agar tidak terpancing dengan suasana gaduh yang terjadi saat itu.

Setelah pihak Gappembar meninggalkan ruang sidang yang sempat diskorsing beberapa waktu akhirnya RDP ini kembali dilanjutkan.( Udi)

Berita Terkait

Banjir ‘Kepung’ Lima Kecamatan di Pangkep
Empat Kapolsek Dua Kasat Polres Barru Dimutasi
MYL Janji Sanksi ASN Tambah Libur Tanpa Keterangan
Bupati Andi Ina Harap Dukungan Komisi II DPR RI Bangun KIBAR
Wakil Rakyat Barru Kunker Pengembangan Destinasi Wisata
Plh Sekda Barru Nilai KKDB Kekuatan Besar
BKPSDM Pangkep Konversi Nilai Seminar ASN Ajaib
Bupati Barru Nilai Ranperda Perubahan Pakai Pendekatan Kinerja

Berita Terkait

Minggu, 1 Desember 2024 - 04:40 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Kunker Home Industri dan Kerajinan di Takalar

Selasa, 19 September 2023 - 07:20 WIB

Bupati Barru Harap Maulid Moment Memupuk Persaudaraan

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:46 WIB

Pansus DPRD Barru Bedah Ranperda Inisiatif Pemberdayaan Nelayan dan Pengelolaan Sampah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:41 WIB

Bupati Andi Ina Klaim Barru Miliki Potensi Besar Dukung Hilirisasi Pertanian

Senin, 26 Mei 2025 - 16:33 WIB

Pemkab Barru Klaim Harga Stok GPM Lebih Murah Dari Pasar

Kamis, 25 September 2025 - 14:51 WIB

KIKST Rayakan 25 Tahun Perjalanan, Tegaskan Komitmen Dukung Perempuan

Kamis, 12 Juni 2025 - 17:29 WIB

Polres Barru Mutasi Perwira, Iptu Bobi Pergi AKP Doris Kembali

Kamis, 31 Agustus 2023 - 22:02 WIB

Bupati Barru Proyeksi Turunkan Belanja Operasi dan Naikkan Belanja Modal 2024

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita