instagram youtube

Didemo Warga Borong Untia, Kades Biringere Bantah Dituduh Pemicu Keributan

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:37 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Ratusan warga Kampung Borong Untia desa Biringere kecamatan Bungoro.kabupaten Pangkep, Senin(10/6/2024) menggelar demo di Mapolres Pangkep dan rumah kepala Desa Biringere.

Para pendemo menuntut agar Kades Biringere Muhammad Sawir ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengancaman dan pemukulan warga. Bahkan pendemo juga meminta aparat Kepolisian untuk menahan kades tersebut.

Para pendemo tidak puas pada tuntutan seperti itu. Warga Borong Untia juga menuntut agar penyidik kepolisian agar menyita CCTV yang merekam saat terjadi pengancaman yang dilakukam kades Biringere ke warga Borong Untia dengan menggunakan sejata tajam.

“Kami warga Borong Untia meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan segera menetapkan kades ini sebagai tersangka dan melakukan penahanan terhadap Sawir sebagai kades,” teriak salah seorang pendemo yang mendatangi Mapolres Pangkep dan Rumah Kades Biringere saat demo.

Sementara itu Kepala Desa Biringere, Muhammad Sawir yang dikonfirmasi secara terpisah Selasa(11/6/2024) membantah pernyataan para pendemo dari warga Borong Untia.

Baca Juga :  Aksi Demonstrasi GEPMAR Terobos Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan

Apa yang disampaikan pendemo sudah membalikkan fakta sesungguhnya. “Kami tidak pernah melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam dan saya ini bukan pelaku penganiayaan. Justru saya ini korban penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok warga Borong Untia,” kata Sawir.

Bukti-bukti jika kami ini merupakan korban pengeroyokan ada tersimpan di CCTV dan terkoneksi rekamannya di handphone saya. Jadi tuduhan jika rekaman CCTV itu sebagai salah satu barang bukti sengaja dihilangkan. Itu tidak benar.

Sawir yang pernah dikeroyok sempat memperlihatkan hasil foto rontgen pada bagian kepala yang pada bagian tengkorak kepalanya mengalami retak bagian dalam disebelah kiri. Hasil foto ini dilakukan di Rumah Sakit Primaya Makassar.

Kades ini juga membantah melakukan pengamcaman dengan membawa sajam. “Saya keluar rumah karena tidak tahan lagi dengan ulah pendemo yang merusak fasilitas rumah seperti pot bunga, kunci gembok dan beberapa kursi milik kantor pertemuan desa Biringere,” bebernya.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Masyarakat Selayar Geruduk Pertamina Meminta Pertanggungjawaban

Adapun yang saya bawa keluar rumah hanya tongkat warisan dari nenek. Tongkat ini diperlihatkan ke warga yang mulai melakukan intimidasi dan penyerangan. “Saya tidak terima karena memasuki rumah melakukan pengrusakan dan ada juga warga disekitar rumah saya dianiaya. Memberikan perlindungan ke warga tidak bersalah yang dipukul oleh kelompok warga Borong Untia dan wajar jika kami lindungi karena posisi saya sebagai aparat desa harus melindungi warga,” ucap Sawir.

Bukan hanya itu teriakan pendemo, “saya jug tidak terima karena sudah melakukan teror kepada keluarga saya yang menyebabkan anak-anak saya trauma secara psikologi. Teror dan tekanan psikologi yang membuat anak saya trauma dan depresi akan kami laporkan ke Dinas PPA Pangkep,” pungkasnya.( Udi

Berita Terkait

Sakit Hati Digantikan Jadi Imam Masjid, Pelaku Tombak Sepupu Sendiri
Ketua PMI Barru Terjun Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana
Mayat Wanita Asal Jeneponto Tersimpan Dalam Koper di Rumah Kost
Keluarga Besar SMA, SMK dan SLB Barru Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Dusun Ele
Dampingi Mendag Zulkifli Hasan, Wali Kota Makassar Lakukan Sidak Harga Sembako di Pasar Terong
Nelayan Hilang Saat Pasang Jaring Kepiting di Perairan Pelabuhan Biringkassi
Nelayan Wirittasi Ditemukan Tak Bernyawa Terapung Ditengah Laut
KPPU Periksa 2 Distributor Minyakita yang di Duga Tahan Stok Minyak

Berita Terkait

Sabtu, 7 Desember 2024 - 06:06 WIB

Cuaca Buruk Paksa KM Sabuk Nusantara 52 Balik Haluan ke Pulau Dewakang

Senin, 19 Januari 2026 - 21:10 WIB

Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Pertama Ditemukan Masih Misteri

Selasa, 11 Februari 2025 - 14:42 WIB

Imbas Longsor, Ruas Jalan Poros Buludua-Pekkae Lumpuh Total

Senin, 20 Maret 2023 - 09:45 WIB

Jelang Ramadhan Telur dan Daging Ayam Mendadak Naik di Makassar

Kamis, 27 Juli 2023 - 21:23 WIB

Aliansi Kerakyatan Indonesia Minta Kapolrestabes Mundur, Buntut Pengeroyokan Kader HMI

Rabu, 20 Desember 2023 - 07:31 WIB

Krisdayanti Kirim Ucapan Duka Untuk Hasnah Syam di Story Instagram

Kamis, 19 Januari 2023 - 10:19 WIB

Berkas Perkara Pembunuhan dan Penjualan Organ Tubuh Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 3 Mei 2023 - 20:57 WIB

HMI Korkom UNM Tantang Walikota Makassar Debat Publik Terkait Kebijakan Baju Adat di Tiap Sekolah

Berita Terbaru

Edukasi

Empat Kepala SMA-SMK di Barru Mundur, Ada Apa?

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:42 WIB

Dilarang Curi berita