Minasanews.Com.Barru— Banjir besar melanda beberapa wilayah di kabupaten Barru yang terjadi Sabtu(21/12/2024) diselimuti rasa duka mendalam atas timbulnya korban jiwa seorang siswa sekolah dasar, Rahmatullah(10) warga Pacciro desa Libureng kecamatan Tanete Riaja yang terseret banjir di selokan hingga terbawa arus ke sungai dan tenggelam.
Namun beberapa jam kemudian warga telah menemukan jasad korban bocah ini dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.
“Bocah korban tenggelam yang terseret banjir itu, akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia sekitar pukul 13.30 Wita,” kata Kapolsek Tanete Riaja, Iptu Mudaffar saat dikonfirmasi.
Ditambahkan Iptu Mudaffar. Rahmatullah ditemukan oleh warga yang ikut melakukan upaya pencarian korban tenggelam. “Usai ditemukan di TKP, korban kemudian dibawa ke rumah duka dan tadi sore langsung dikembumikan oleh pihak keluarga,” terangnya.
Selain menewaskan bocah umur 10 tahun. Peristiwa longsor di Bululampang di kecamatan Soppeng Riaja juga nyaris merenggut nyawa soerang warga bernama, Bakri(47). Beruntung korban ini cepat tertolong para warga sekitar dan dilarikan ke Puskesmas Mangkoso.
Bakri mengalami luka serius pada bagian kepala dan tangan saat dibawa ke Puskesmas, kata Kepala Puskesmas Mangkoso, H Arifuddin saat dihubungi via Watshap.
Hanya saja saat Sabtu siang, kata Kapus Mangkoso ini, korban longsor dirujuk pihak dokter ke RS Ainun Habibie di Kota Pare-pare. “Untuk data detail derita luka yang dialami korban longsor silahkan hubungi dokter yang menangani,” pinta Arifuddin.
Info dari warga disekitar TKP Bululampang, menyatakan korban sebelum ditemukan terjebak lumpur perbukitan yang longsor itu. “Dia berada dalam kamar mandi dan diperkirakan sedang buang air,” ujar warga disekitar TKP.
Selain itu longsor juga merusak beberapa rumah warga di dusun Salamoni di kecamatan Tanete Rilau.( Udi)





















