Minasanews.Com.Pangkep— Upaya pencarian Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah Perbatasan Maros-Pangkep mulai menunjukkan hasil menyusul adanya temuan beberapa serpihan pesawar Minggu pagi( 18/1/2025). Meski faktor cuaca dan medan karts menjadi tantangan tim SAR Gabungan dalam melakukan penelusuran pesawat yang membawa 7 kru dan 3 penumpang penerbangan Jogyakarta-Makassar ini.
Namun hari ini pencarian akan dilanjutkan dengan upaya mencari kru bersama Penumpang dan badan pesawat. Kondisi cuaca yang selalu berubah-ubah setiap saat dan medan karts yang terjal dan curam akan menjadi tantangan tersendiri
Sebelumnya Penemuan dugaan serpihan pesawat para pendaki gunung Bulusaraung akhirnya menjadi salah satu bukti petunjuk penelusuran lokasi titik jatuhnya pesawat, sehingga Posko Utama Pencarian Pesawat dipindahkan dari Kawasan Leang-leang kabupaten Maros ke kaki Gunung Bulusaraung di desa Tompobulu Kecamatan Balocci kabupaten Pangkep.
Hasilnya hari ini tim SAR Gabungan telah menemukan serpihan yang lebih banyak seperti ekor dan pintu serta beberapa komponen pesawat. “Hari ini upaya pencarian korban dan bagian pesawat kembali dilanjutkan,” ujar Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar saat memimpin Konferensi Pers di Bandara Sultan Hasanuddin.
Dalam konferensi pers ini juga dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Raharjo Puro bersama Perwakilan lembaga terkait yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan.
Dari penjelasan Pangdam XIV Hasanuddin dan Kepala Basarnas terungkap jika hari ini proses pencarian akan dilanjutkan. Sekarang proses pencarian terkosentrasi di Kawasan Gunung Bulusaraung.
Upaya pencarian kepada korban dan badan pesawat dilanjutkan hari ini. Meski dikawasan puncak gunung Bulusaraung sangat berkabut. “Kita tetap berharap ada perubahan kondisi cuaca yang lebih baik sehingga mempermudah upaya pencarian dan evakuasi,” ujar Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko.( Udi)





















