instagram youtube

87 Rumah Warga Dusun Lappadare Terancam Longsor

Rusdi - Penulis Berita

Jumat, 17 Januari 2025 - 20:51 WIB

Minasanews.Com.Barru— Sebanyak 87 rumah warga di dusun Lappadare desa Mattorowalie kecamatan Tanete Riaja kabupaten Barru terancam longsor dan satu-satunya jalan harus dipindahkan. Hanya saja rencana tempat relokasi masuk dalam kawasan hutan produksi dengan luas kebutuhan lahan berkisar antara 5 hingga 25 hektar.

Untuk permohonan 5 hektar bisa diusulkan ke Gubernur Untuk diterbitkan SK dengan status pinjam pakai. Sementara jika lahan yang diinginkan seluas 25 hektar maka mesti menunggu terbitnya RTRW yang sebelumnya sudah diusulkan pihak desa ke Dinas PUTR.

Kedua pilihan luas lahan yang rencana akan menjadi lokasi pemindahan rumah warga itu masih membutuhkan proses waktu lama. Sedangkan relokasi itu sudah sangat mendesak lantaran cuaca ekstrim yang berpotensi menimbulkan rawan longsor di kawasan yang dihuni 87 kepala keluarga ini.

Kondisi rumah warga 87 KK di Dusun Lappadare yang sedang terancam longsor ini kemudian dilaporkan Kepala desa Mattirowalie bersama Camat Tanete Riaja, Dr Mukti ke Komisi III DPRD Barru untuk difasilitasi.

Baca Juga :  Usai Mobil Tabrak Motor Nyawa Anak Melayang, Kaki Ibunya Putus

DPRD Barru kemudian menyikapi hal ini dengan melakukan RDP yang dipimpin Ketua Komisi III Hacing bersama Kades Mattirowalie, Camat Tanete Riaja, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan(DLHK) Pemprov Sulsel melalui UPT KPH Wilayah Ajatappareng , Perwakilan Kecamatan Pujananting dan Kades Lompo Tengah.

Pihak Desa Mattirowalie mengklaim dari 87 KK yang akan direlokasi membutuhkan lahan antara 5 sampai 25 hektar. Hanya saja lahan yang direncanakan itu masuk kawasan hutan produksi.

“Makanya kami berterima kasih kepada DPRD Barru karena bersedia turun tangan untuk memfasilitasi dengan mempertemukan pihak Kehutanan untuk mendapatkan solusi,” ujar Kades Mattirowalie.

Untuk RTRW yang menjadi syarat jika relokasi membutuhkan luas lahan 25 hektar. “Sudah lama kami usulkan secara bersama-sama dengan kades lain se kabupaten Barru yang diajukan melalui Dinas PUTR Barru,” ungkap Kades tersebut.

Baca Juga :  Bayi Dibuang Bikin Iba Warga Maralleng, Kini Jadi Rebutan Adopsi

Sementara itu Pihak UPT KPH Wilayah Ajatappareng menyatakan untuk kebutuhan relokasi 5 hektar harus diusulkan ke Gubernur dengan status pinjam pakai

“Sedangkan untuk pilihan relokasi 25 hektar mesti menunggu perubahan RTRW hutan yang merupakan kewenangan Pemprov Sulsel melalui usulan Dinas PUTR Kabupaten yang sebelumnya diusulkan pihak desa,” ujar pihak UPT KPH Wilayah Ajatappareng.

Harapan Ketua Komisi III, Hacing bersama anggota dewan lainnya, Armansyah berharap segera dipercepat permohonan luas lahan 5 hektar untuk relokasi dan usulan RTRW 25 hektar dan semoga tidak ada proses jual beli dalam pinjam pakai lahan relokasi.

Hacing meminta Kades Mattirowalie mempercepat proses relokasi. “Kedua opsi, apakah 5 hektar atau 25 hektar bisa jadi pilihan, mana yang cepat selesai karena potensi kondisi longsor tidak bisa lagi ditunda dan sewaktu-waktu bisa terjadi lebih cepat,” ucap Hacing diiyakan Armansyah.( Udi)

Berita Terkait

Tenang Bagi yang Mudik, Pertamina Regional Sulawesi Siapkan Cadangan Truck BBM di Jalur Mudik
DPRD Barru Gelar Rapat Pencabutan Perda ADD
Waduk Tunggu Antang Meluap, Pengendara Tetap Menorobos
Wanita Lansia Terseret Arus Banjir di Luwu
RS Labuang Baji Bantah Dugaan Malapraktik Kematian Bayi
Viral ! Dua Orang Pria Adu Jotos Ditempat Bermain Anak di Makassar, Berakhir Damai
Istri dan Anak Owner Pallubasa Tewas Lakalantas di Jalan Tol Makassar
Pemprov Sulsel Janji Beton Jalan Antang Raya Bulan ini

Berita Terkait

Kamis, 25 Januari 2024 - 19:26 WIB

Sakit Hati Digantikan Jadi Imam Masjid, Pelaku Tombak Sepupu Sendiri

Rabu, 4 September 2024 - 21:39 WIB

Pria Muda di Pangkep Tebas Kepala Kerabat Hingga Tewas

Rabu, 25 Januari 2023 - 08:10 WIB

Pemilik Kost di Makassar di Temukan Tewas Membusuk

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:00 WIB

Pencarian Korban dan Badan Pesawat ATR 42-500 Dilanjutkan Hari Ini

Sabtu, 10 Februari 2024 - 14:26 WIB

Warga Asal Sangata Kaltim Tewas Tergantung Dibawah Pohon

Senin, 23 Desember 2024 - 20:58 WIB

Polres Barru Bantu Bersih-bersih Sisa Lumpur Rumah Warga Pasca Banjir

Senin, 10 Juni 2024 - 17:13 WIB

Pengemudi Mabuk Seruduk 3 Pengendara dan Gerobak Martabak, 1 Tewas 2 Luka

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:33 WIB

Ibu Hamil Asal Pulau Sailus Pangkep Meninggal di Kapal Saat Dievakuasi ke Pulau Lombok

Berita Terbaru