instagram youtube

Nelayan Hilang Saat Pasang Jaring Kepiting di Perairan Pelabuhan Biringkassi

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 11 Maret 2024 - 05:48 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Pergi pasang jaring kepiting disaat jarum jam menunjukkan pukul 06.00 Wita, Minggu(10/3/2024), namun hingga pukul 10.00 Wita, sosok seorang nelayan muda belum juga pulang ke rumahnya, Ahmad(21) warga desa Bulu Cindea kecamatan Bungoro kabupaten Pangkep kemudian dinyatakan hilang.

Bahkan sampai Senin pagi, Ahmad tak kunjung kembali. Alhasil pihak keluarga merasa khwatir jika korban tenggelam di laut. Apalagi saat ini kondisi cuaca sangat ekstrim dengan potensi curah hujan tinggi yang disertai angin kencang.

Nelayan asal kampung Biringkassi desa Bulu Cindea ini diperkirakan tenggelam saat memasang jaring perangkap kepiting disekitar perairan Pelabuhan Biringkassi

Baca Juga :  Aplikasi Lapor SP4N Diskominfo SP Jalan 4 Tahun Jaring 104 Pengaduan

Berdasarkan kronologis kejadian, Ahmad sekitar pukul
06.00 Wita, berangkat sendirian melaut memasang jaring/pukat kepiting di sekitar Perairan Pelabuhan Biringkassi dengan menggunakan Perahu (Bala-bala), dan biasanya kalau korban melaut paling lambat pukul 10.00 wita (siang) sudah kembali ke rumahnya

Namun korban sampai saat ini belum kembali , dan warga nelayan Kampung Jollo dan Kampung Biringkassi sudah melakukan pencarian dimana biasanya korban memasang jaring diperairan pelabuhan Biring kassi, namun korban sampai saat ini belum ditemukan/ketahui keberadaannya.

Kapolsek Bungoro Kompol Nico Ericson Reinold, SIK membenarkan kejadian adanya warga nelayan yang dinyatakan hilang saat turun ke laut untuk memasang jaring pukat sebagai alat tangkap kepiting.

Baca Juga :  Protes Mahasiswa Liukang Tangaya Saat Demo Bupati Pangkep, Sampai Kapan Warga Kepulauan Harus Selalu Dirujuk ke NTB

“Sementara masih dilakukan pencarian oleh keluarga dengan menggunakan perahu joloro nelayan dan ikut dibantu pihak Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta perangkat desa dan Pers Polsek, Satpolairud dan BPBD, semua turun tangan membantu melakukan pencarian. Namun sampai saat ini masih nihil,” ucap Kapolsek

Dia juga mengingatkan kepada para nelayan agar berhati-hati saat turun melaut. Terutama ketika cuaca sedang dalam kondisi ekstrim. Apalagi sekarang curah hujan sangat tinggi dan kerap disertai angin kencang. “Kami menghimbau kepada nelayan tidak melaut jika kondisi cuaca tidak baik,” himbau Kompol Nico.( Udi)

Berita Terkait

PT Semen Tonasa Bantu Perbaikan Rumah Korban Angin Puting Beliung
Miris Kakek Lansia Sudah 13 Hari Dicari, Ditemukan Sudah Jadi Mayat
Penumpang Kapal Penyebrangan Gowa Terjatuh dan Tenggelam
Mantan Ketua Umum HMI UNM Angkat Bicara Soal Bunker Narkoba
Rumah Tahfiz Al Quran di Makassar Terbakar Akibat Kosleting
Giat Pengembalian Fungsi Fasum-Fasos, Satpol PP dan Perumda Pasar Tertibkan PK5
KM Harapan Jaya Tenggelam Dihantam Ombak, Tiga ABK Selamat 3 Hilang
Angin Kencang Melanda Dusun Carangki Maros, Beberapa Rumah Warga Rusak

Berita Terkait

Rabu, 4 September 2024 - 21:39 WIB

Pria Muda di Pangkep Tebas Kepala Kerabat Hingga Tewas

Jumat, 7 April 2023 - 17:27 WIB

Tiga Mahasiswa Diamankan Buntut Kericuhan Tolak UU Cipta Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:00 WIB

Pencarian Korban dan Badan Pesawat ATR 42-500 Dilanjutkan Hari Ini

Kamis, 27 Juli 2023 - 21:23 WIB

Aliansi Kerakyatan Indonesia Minta Kapolrestabes Mundur, Buntut Pengeroyokan Kader HMI

Jumat, 20 Juni 2025 - 05:49 WIB

PDAM Makassar Lakukan Pengurasan IPA 3 Antang, Warga Manggala Diimbau Menampung Air

Jumat, 6 Oktober 2023 - 22:14 WIB

Tindakan premanisme Terjadi lagi di kampus FSD UNM

Rabu, 30 Oktober 2024 - 13:46 WIB

Travo PLN Meledak, Debat Paslon Bupati dan Cawabup Barru Terhenti Gegara Lampu Padam

Minggu, 3 Desember 2023 - 12:59 WIB

Ketujuh Korbàn Tewas KM Reski Kalangan Perempuan

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita