instagram youtube

Lima Mahasiswa Unhas Ditetapkan Tersangka Imbas Dugaan Pengeroyokan

admin - Penulis Berita

Senin, 20 Maret 2023 - 09:37 WIB

Minasanews.com, Makassar – Lima mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditetapkan tersangka atas kasus pengeroyokan saat bentrokan antara Fakultas Peternakan (Fapet) dengan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP).

Seorang cleaning service juga diamankan dan menjadi tersangka atas kasus itu.

“Semua sudah tersangka, 5 orang mahasiswa (Fakultas) Peternakan Unhas, 1 orang cleaning service,” ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (19/3/2023).

Kasus ini diselidiki usai menerima laporan korban yang merupakan mahasiswa Fapet Unhas inisial FD (23) pada Jumat (17/3). Motif pengeroyokan ini dipicu aksi balas dendam.

Baca Juga :  Dua Personil Polres Pangkep Dipecat, Ini Pesan Kapolres

“Motif pengeroyokan balas dendam,” ungkapnya.

Kelima pelaku ditangkap di wilayah Jalan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini pada Sabtu (18/3). Kelima mahasiswa yang menjadi tersangka masing-masing berinisial YPBR (20), Y (20), MFM (19), MFI (20) dan MI (21), lalu seorang cleaning service inisial A (20).

Lando menjelaskan, kasus pengeroyokan terhadap FD terjadi pada Jumat (17/3). Awalnya, sekelompok mahasiswa Fakultas Peternakan menyerang Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas yang memicu bentrokan.

Baca Juga :  Mantan Lurah di Pangkep Belum Pernah Diperiksa Sejak Berstatus Tersangka

“Kemudian beberapa mahasiswa dari Fakultas Perikanan lari keluar dari gedung, lalu korban diketemukan oleh pelaku dan dianiaya secara bersama-sama,” tuturnya.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam di sejumlah tubuhnya. Insiden itu sempat terekam dalam video yang tersebar di media sosial.

“Pada saat kejadian pengeroyokan tersebut ada warga yang melintas di tempat kejadian memvideokan dengan menggunakan ponselnya. Selanjutnya korban dilakukan perawatan di rumah sakit kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar,” urai Lando.

 

 

 

Berita Terkait

Mantan Lurah di Pangkep Belum Pernah Diperiksa Sejak Berstatus Tersangka
Jaringan Aktivis Mahasiswa Anti Koruspsi Sulsel,  Mendesak APH Mengusut  Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Selayar
Muat Rumput Laut Campur Sabu 30 Kg, Kapal KLM Bukit Arafah Jadi Barang Bukti
Pelaku Narkoba Tusuk Anggota Timsus Satnarkoba Polda Sulsel di Pinrang
Polda Sulsel Gagalkan Peredaran 21 Kg Ganja, 98 Kg Sabu dan 20 Ribu Butor Ekstasi
Kajati Sulsel Jebloskan Lagi Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Surveyor Indonesia
Dua Kejari di Sulsel Ajukan Dua Perkara Restorative Justice
Terseret Kasus Proyek Pengadaan CCTV Rp 4,5 Milyar, Pejabat Pemkab Pangkep dan Rekanan Ditahan

Berita Terkait

Rabu, 1 Mei 2024 - 07:16 WIB

Kapolda Sulsel Sebut Sabu 30 Kg Dikendalikan Bos Dari Lapas Tarakan

Kamis, 6 Juli 2023 - 16:37 WIB

Gegara Utang Chips Warga Biringere Nekad Bunuh Pedagang Barang Bekas

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:56 WIB

Rekanan Proyek Pengadaan APE Sekolah TK Sudah Dua Kali Diperiksa Penyidik Tipidkor

Jumat, 2 Februari 2024 - 07:39 WIB

Tiga Kali Abaikan Panggilan Jaksa, Tersangka Dirut PT Cahaya Sakti Dijemput Paksa

Senin, 3 Juni 2024 - 17:28 WIB

5 Tersangka Kabur Dari Rutan Polres Barru, Ternyata Tahanan Narkoba

Sabtu, 11 Mei 2024 - 12:06 WIB

Bos AD Tolak Akui Sabu 30 Kg Miliknya, Polisi Telusuri Pembuktian Pemilik Barang Haram Ini Dari Jejak IT

Rabu, 15 Februari 2023 - 08:46 WIB

Viral Video Mesum Sejoli SMP di BauBau Diselidiki Polisi

Minggu, 7 Mei 2023 - 10:33 WIB

Sepak Terjang Tolle Mantan Pemain PSM, Keras di Lapangan Hingga Tikam Security

Berita Terbaru

Peristiwa

Kakek 80 Tahun Tewas Diserempet Kereta Api di Barru

Jumat, 19 Jul 2024 - 21:29 WIB

You cannot copy content of this page