instagram youtube

Rel KA Mandalle Diterjang Longsor, Warga Barru Tak Bisa Naik Kereta Api

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 26 Desember 2024 - 13:18 WIB

Minasanews.Com.Barru— Sudah masuk hari kelima warga Barru tak bisa menikmati naik kereta api ke Mandai dan begitu juga sebaliknya. Penyebab KA tidak bisa sampai ke Barru karena ada jalur rel yang tertimbun longsor di wilayah kecamatan Mandalle kabupaten Pangkep.

Terhitung sejak minggu(22/12/2024) hingga Kamis(26/12/2024) angkutan kereta api dari Stasiun Mandai hanya bisa sampai ke Stasiun Mandalle. Kini warga Barru terpaksa tertunda jika ingin menikmati transportasi moda kereta api.

Terjangan longsor terhadap rel KA menjadi penyebab gerbong kereta api terhambat sehingga butuh waktu untuk pembenahan dan diperkirakan secara teknis membutuhkan waktu yang tidak singkat

Beberapa calon penumpang KA asal Barru terpaksa harus menelan kekecewaan lantaran tidak bisa naik kereta api, lantaran rel KA di wilayah Mandalle diterjang longsor.

Padahal jalur kereta api yang melewati beberapa stasiun di kabupaten Barru, Pangkep dan Maros ini sanģat dibutuhkan warga dan terpaksa memendam rasa kecewa untuk menikmati angkutan kereta api sampai ke berbagai stasiun di wilayah Barru. Kondisi ini terutama dirasakan warga Barru yang sudah lima hari tidak bisa naik kereta api dan bisa saja masa waktu penantian itu bertambah.

Baca Juga :  Trans Studio Mall Makassar Kebakaran, Pengunjung Lari Menyelamatkan Diri

Informasi soal akses gerbong KA tidak bisa sampai ke Stasiun Pekkae, Barru( belakang terminal Mattirowalie) hingga stasiun Garongkong diakui salah seorang petugas loket di Stasiun Barru.

“Iya benar untuk sementara tidak ada moda kereta api yang bisa sampai ke beberapa stasiun di wilayah kabupaten Barru karena ada rel yang tertimbun longsor di Mandalle,” ujar salah seorang petugas loket di Stasiun Barru.

Kepala Divisi Humas Balai Pengelola Kereta Api( BPKA) Sulsel, Ryan Agastiaguna, yang dikonfirmasi membenarkan adanya kondisi hambatan operasional jalur KA di wilayah kecamatan Mandalle kabupaten Pangkep sehingga perjalanan Kereta api tidak bisa sampai ke Stasiun Barru.

“Sebenarnya wewenang kami di BPKA hanya urusan operasional KA saja. Untuk masalah teknis terkait adanya rel kereta api yang tertimbun longsor merupakan kewenangan pihak PT Celebec Railway Indonesia (CRI),” ujar Ryan berkelit.

Baca Juga :  Gegara Terganggu Suara Musik, Seorang Pria Merusak Kantor Lurah Karuwisi Utara

“Untuk operasional KA tidak sampai ke Stasiun Pekkae, Barru dan Garongkong sudah lima hari dan pihak BPKA sudah mensosialisasikan ke masyarakat melalui medsos,” ungkapnya.

Ryan juga menjelaskan jika dirinya sampai sekarang belum memperoleh laporan terkini dari proses pekerjaan untuk mengangkut longsoran tanah yang cukup banyak volumenya itu dan kita membutuhkan waktu untuk melakukan pekerjaan tersebut. “Tetapi yang pasti pembenahan masih terus berlangsung oleh pihak CRI. Kejadian ini murni karena faktor alam dan bukan disebabkan oleh faktor teknis operasional,” jelasnya.

Humas BPKA ini malah meminta media ini untuk konfirmasi ke pihak CRI terkait soal teknis dari progres pekerjaan rel dan pembenahan longsor itu. “Sebab mitra dengan CRI inilah yang bekerja sama dengan BPKA untuk urusan Pelayanan Pengoperasian dan Perawatan Prasarana Perkeretaapian di Sulsel,” ucap Ryan.

“Apabila membutuhkan data detail tentang progres pekerjaan dari tanah longsor itu. Nanti dibantu dikoordinasikan dengan pihak CRI ya,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Sakit Hati Digantikan Jadi Imam Masjid, Pelaku Tombak Sepupu Sendiri
Ibunya Tertidur, Bayi di Makassar Tewas saat Menyusui
Bupati Barru Sampaikan Ucapan Duka ke Keluarga Korban Kebakaran
Dihantam Ombak KM Reski Tenggelam, 7 Penumpang Meninggal 10 Selamat
Pria Muda di Pangkep Tebas Kepala Kerabat Hingga Tewas
Banjir Surut, Warga di Sejumlah Kecamatan di Makassar Masih Mengungsi
Tebasan Parang Pria Uzur Habisi Nyawa Keponakan Sendiri
Makassar di Kepung Banjir, Danny Pomanto Turun Meninjau Lokasi Banjir

Berita Terkait

Sabtu, 8 Februari 2025 - 23:30 WIB

PT Semen Tonasa Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Pulau Sarappo

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:40 WIB

Personil Polres Barru Bareng Jamaah Masjid Agung Salat Gaib Untuk Korban Bencana Alam

Rabu, 25 Januari 2023 - 08:10 WIB

Pemilik Kost di Makassar di Temukan Tewas Membusuk

Selasa, 3 Oktober 2023 - 01:47 WIB

Pemkot Makassar Akhirnya Ambil Alih Pengelolaan Pasar Butung di Bantu Ratusan Personel Satpol PP dan Kepolisian

Kamis, 25 Januari 2024 - 19:26 WIB

Sakit Hati Digantikan Jadi Imam Masjid, Pelaku Tombak Sepupu Sendiri

Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:41 WIB

Heboh Orok Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap Dibuang di Pallateang

Sabtu, 13 Mei 2023 - 05:49 WIB

Pria Diduga Kader PBB, Ditemukan Tewas di Rumahnya

Minggu, 23 Maret 2025 - 20:43 WIB

Diduga Gantung Diri, IRT Asal Desa Cilellang Ditemukan Tewas

Berita Terbaru

Daerah

Plh Sekda Tegaskan Pilkades Tidak Sekadar Pilih Cakades

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:10 WIB

Daerah

Pemkab Barru Tegas Tidak Ada Ruang Untuk Korupsi

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:07 WIB

Daerah

Pemkab Barru Tuan Rumah Pertemuan Tiga Wabup

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:40 WIB

Dilarang Curi berita