Minasanews.Com.Barru— Arman bersama Inayah(12) saat berjalan disalah satu selasar di RSUD Lapatarai Barru menjadi korban runtuhan serpihan cor hingga mengalami luka dibagian kepala. Arman terluka bersama putrinya ketika hendak membeli makanan.
Arman bersama anaknya ke RSUD Lapatarai untuk menjaga istrinya yang sedang dirawat di Rumah Sakit ini. Namun naas saat berjalan dari kamar perawatan disebuah selasar tiba-tiba ada serpihan cor terjatuh dan menimpa bagian kepala.
Akibat reruntuhan cor ini, Arman ditawari untuk dirawat di Ruang VIP RSUD namun sempat menolak dengan alasan tidak punya biaya untuk dirawat diruang VIP. Tetapi pihak Rumah Sakit menyatakan seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh RSUD.
Dalam kejadian ini Inayah putrinya juga terluka dalam insiden tersebut dan malah justru mengalami luka lebih parah sehingga harus dirujuk.ke RSWS di Makassar. Lagi-lagi perawatan Ina menjadi tanggungjawab pihak RSUD.
Mulai biaya perawatan, fasilitas mobil, Rumah tunggu, biaya hidup selama perawatan menjadi tanggungan pihak RSUD Lapatarai.
Peristiwa yang dialami Arman bersama anaknya menjadi cobaan bagi keluarga ini karena Istrinya yang sedang dirawat di RSUD Lapatarai, justru bebannya semakin bertambah karena dirinya bersama putrinya ikut tertimpa bencana di Rumah Sakit.
Pihak RSUD Lapatarai yang dikonfirmasi melalui Kabid Penunjang RSUD, Andi Januar, Kamis(27/9/2024) membenarkan kejadian yang menimpa keluarga penjaga pasien yang mengalami luka setelah tertimpa serpihan cor saat berjalan pada salah satu selasar di Rumah Sakit ini.
“Kita sudah fasilitasi keluarga pasien yang mengalami luka dan putrinya sempat dirujuk ke salah satu Rumah Sakit di Makassar untuk dilakukan tindakan observasi dan Alhamdulillah Pak Arman bersama Putrinya sudah pulih. Untuk konsultasi lanjutan Inayah di RSWS masih ditanggung pihak RSUD Barru,” ujar Andi Januar.( Udi)





















