instagram youtube

Gegara Ditabrak dan Tersinggung Petani di Pangkep Tebas Kepsek Hingga Tewas

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 6 Februari 2024 - 14:36 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Seorang Kepala SD di kampung Minggi desa Tompobulu kecamatan Balocci kabupaten Pangkep, Minggu(4/2/2024) ditemukan tewas mengenaskan akibat usai diparangi oleh kerabatnya sendiri.

Kepala SDN No 34 Minggi Muhammad Anwar(54) meninggal dunia ditempat kejadian perkara di kampung Minggi desa Tompobulu, setelah bagian lehernya tiga kali ditebas parang oleh Ramli(62) yang juga kerabat korban sendiri.

Pelaku menebas korban gegara ditabrak motor dari arah belakang dan tersinggung dengan ucapan Muh Anwar yang dua kali menyebutkan kata-kata ‘ Teako Lesse Telaso’. “Selain sakit karena ditabrak motor. Saya sangat tersinggung dengan kata-kata korban yang meneriaki saya dengan kata-kata ‘ Teako lesse Telaso’,” ujar Ramli didepan penyidik Polres Pangkep.

Dihadapan penyidik saat diperiksa. Ramil berucap. “Pada saat itu saya mau ke sawah dan dia tabrak saya dari belakang. Lalu saya terjatuh dan rasanya sakit ditabrak. Awalnya Anwar itu saat di tempat kejadian berusaha mengendarai motornya dengan kencang karena jalan menanjak. Saya langsung kaget karena ada suara motor yang keras dan bersamaan ketika itu ia mengucapkan kata-kata ‘ Teako Lesse Telaso’. Sehingga sambil menahan sakit saya berdiri dan langsung mencabut parang yang terselip dipinggang dan seketika itu juga saya parangi leher korban bagian belakang,” terangnya.

Baca Juga :  Pejabat UIN, ASN Pemprov Sulbar Hingga Tukang Pasang Benang Uang Palsu Ditangkap Polisi

Kepsek SD Negeri Minggi ini, kata Kanit Resmob Polres Pangkep Ipda Ramadhan kepada media Senin(5/2/2024) di Mapolres Pangkep. “Korban tewas ditebas parang oleh kerabatnya sendiri gegara ditabrak dan tersinggung dengan ucapan’ Pinggir-pinggirko Telaso’. Kata-kata ini dilontarkan saat korban sedang mengendarai motor dan menabrak pelaku sehingga pelaku terjatuh dan merasa sakit,” ucap Ramadhan.

Disaat itulah korban sempat mengeluarkan kata-kata ‘ Pinggir-pinggirko Telaso’ ucap Kanit 1 Reskrim Polres Pangkep ini. “Perkataan inilah yang menyebabkan tersangka naik fitam dan tersinggung sehingga langsung mengayunkan parang yang terselip dipinggangnya ke bagian leher Kepsek,” bebernya.

Usai melakukan aksi pemarangan kepada Kepala Sekolah ini. Pelaku langsung menyerahkan diri ke rumah kepala desa kemudian dibawa ke Polsek Balocci dan selanjutnya diserahkan ke Reskrim Polres Pangkep.

Baca Juga :  Bupati MYL Harap Kafilah Pangkep Raih Juara STQH Sulsel

Pihak Penyidik akan menjerat pelaku dengan pasal 361 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Padahal antara korban dengan pelaku ini, lanjut Perwira satu balok ini. Keduanya masih ada hubungan keluarga karena Anwar sebagai korban dan Ramli sebagai pelaku masih sepupu dua kali.

Dari pengakuan Ramli dihadapan penyidik, mengungkapkan bahwa dirinya saat itu mau menuju sawah dan seketika itu dari arah belakang muncul Anwar yang bermaksud menuju ke arah rumahnya dengan mengendarai motor

Tetapi entah kenapa, Anwar mengendarai motornya dengan suara kendaraan yang sangat kencang dan langsung menabrak saya hingga saya terjatuh dan disaat bersamaan dia mengeluarkan kata-kata tidak pantas. “Dua kalika nakatai ‘ Teako Lesse Telaso’. Sakit rasanya ditabrak dan ucapannya itu menyebabkan saya sangat tersinggung hingga saya parangi lehernya sampai tiga kali,” pungkas Ramli dihadapan penyidik.( Udi)

Berita Terkait

Pasutri Bawa Anak Saat Jemput Sabu 30 Kg di Pelabuhan Awerange
Empat Kampus Ternama di Makassar Terseret Kasus Besar Dua Tahun Terakhir
Aktivis Mahasiswa Ramai-Ramai Kecam Bupati Bulukumba yang Penjarakan Eks Wasekjend PB HMI
Dinyatakan Inkracht, Kejari Pangkep Musnahkan Puluhan Barang Bukti
Gegara Utang Chips Warga Biringere Nekad Bunuh Pedagang Barang Bekas
Barru Jadi Wilayah Paling Rawan Pencurian Sepanjang 2025
Kepala Korban Diduga Dihantam Benda Tumpul Sebelum Mayat Disimpan Dalam Koper
Kapolres Barru Akui Penyidikan Dugaan Korupsi Jembatan Walemping Bernilai Besar

Berita Terkait

Kamis, 24 Oktober 2024 - 09:12 WIB

Proses Hukum Kasus Sabu 30 Kg Lamban, Sidang Perdana Baru Digelar di PN Barru

Minggu, 24 Desember 2023 - 09:19 WIB

Gerebek Pedagang dan Tempat Hiburan, Polres Barru Sita Ratusan Botol Miras

Jumat, 20 Oktober 2023 - 06:47 WIB

Tim Tabur Kejati Sulsel Tangkap Buron Kasus Korupsi Mantan Lurah Paddoang-doangan

Kamis, 6 Maret 2025 - 19:34 WIB

Polisi Nakal Dipecat Gegara Obat Terlarang

Senin, 27 Februari 2023 - 14:27 WIB

Tersangka Brimob Gadungan Sering Ikut Penggerebekan Bareng Polisi di Makassar

Jumat, 26 April 2024 - 19:17 WIB

Heboh, Sabu Sebanyak 30 Kilogram Diamankan Polres Barru

Selasa, 14 November 2023 - 15:46 WIB

Kajati Sulsel Jebloskan Lagi Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Surveyor Indonesia

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:53 WIB

Usai Kakinya Ditembak, Pelaku Curnak di Mapolres Barru Pakai Kursi Roda Ikut Press Release

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita