instagram youtube

Pejabat UIN, ASN Pemprov Sulbar Hingga Tukang Pasang Benang Uang Palsu Ditangkap Polisi

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 18 Desember 2024 - 16:46 WIB

Minasanews.Com.Gowa— Aparat Polres Gowa masih terus mengusut kasus peredaran uang palsu produk pabrik uang yang diduga berada di dalam kampus Universitas Islam Negeri ( UIN) Makassar. Keseriusan pihak Kepolisian melakukan pengembangan penyelidikan benar-benar ditunjukkan dengan bukti bahwa penyidik telah mengamankan sekitar 15 orang yang diduga terkait dengan kasus uang palsu ini.

Polisi sudah mengamankan beberapa pihak. Termasuk dari kalangan pejabat UIN yang nota bene menjabat Kepala Perpustakaan PTN Islam terbesar di Indonesia Timur ini. Kepala Perpustakaan itu tak lain berinitial AI bersama beberapa staf UIN lainnya.

Baca Juga :  Jaksa Tuntut 8 Bulan, Hakim Vonis Kades Biringere 5 Bulan Penjara

Bahkan pihak Polres Gowa telah melakukan pengejaran hingga wilayah Sulbar dan hasilnya dua ASN Pemprov Sulbar ikut dicokok petugas. Kedua ASN itu,MMB(40) dan TA(52) bersama dua orang lainnya, berinitial IH(42) dan WY(32) juga diamankan oleh Polisi di Mamuju.

Pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terkait dengan produksi uang palsu ini. Terus dilakukan aparat Kepolisian dalam membongkar sindikat uang palsu ini. Bahkan seorang pemasang benang pada uang palsu itu ikut diamankan di wilayah Maniang Pajo kecamatan Anabanua kabupaten Wajo.

Baca Juga :  Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi Dana Cadangan PDAM Makassar, Kejati Periksa Eks Direksi

Kapolres Gowa AKBP Rheonald,T Simanjuntak kepada wartawan, Senin(16/12/2024) menyatakan pihaknya masih terus melakukan pengembangan proses penyelidikan dan penyidikan kasus uang palsu ini.

“Kami sudah meningkatkan status perkara ini dari Penyelidikan ke Penyidikan. Sudah ada 15 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka dan 9 orang telah ditahan,” ujar Kapolres.( Udi)

Berita Terkait

Terungkap Motif Ayah Tega Bunuh Anak Kandung, Pelaku Marah Gegara Motornya Rusak
Hakim ‘ Bentak’ Saksi Travel Direktur PT Kaymaska Gegara Lebih Banyak Lupa dan Tidak Tahu
KOMPI Sulsel Desak Kejati Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi di Bank Sulselbar
Saksi Kasus Dugaan Tipu-tipu Jamaah Haji Ngaku Dikejar-kejar Polisi Arab dan Makan Nasi Basi
Tuntutan Rendah JPU Kasus Tipu-tipu Haji, Jamaah Korban Penipuan Ancam Demo Kejaksaan Barru
Curi Motor di Barru, Kabur ke Pare-pare Hingga Dihajar Massa
Culik dan Jual Anak Dibawah Umur, Polisi Tetapkan Empat Tersangka
Usut Kasus APE, Penyidik Tipikor Agendakan Periksa Pejabat Disdikbud Pangkep

Berita Terkait

Jumat, 10 November 2023 - 20:02 WIB

Kajati Sulsel Pantau Tes CPNS Kejaksaan di Kampus UNM

Rabu, 6 Desember 2023 - 16:40 WIB

Polisi Pasang Police Line Didepan Rumah Korban Pembunuhan

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:44 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Rp 4,9 Milyar Seret Tiga Unsur Pimpinan Plus Sekwan DPRD Bantaeng

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:59 WIB

Mobile Hunting Perintis Sat Samapta Polres Barru Patroli Hingga Larut Malam

Minggu, 29 September 2024 - 08:03 WIB

Terungkap Motif Ayah Tega Bunuh Anak Kandung, Pelaku Marah Gegara Motornya Rusak

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:47 WIB

Kurir Shopee Ditangkap Usai Jambret Emak-emak

Sabtu, 30 Desember 2023 - 14:59 WIB

Komplotan Pencuri Dompeng di Barru Dihadiahi Betisnya Timah Panas Akhir Tahun

Sabtu, 4 November 2023 - 08:02 WIB

Anggaran Proyek Jembatan Mangkrak Sungai Walemping Fantastis

Berita Terbaru

Edukasi

Empat Kepala SMA-SMK di Barru Mundur, Ada Apa?

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:42 WIB

Dilarang Curi berita