Minasanews.Com.Barru— Duel maut .di kecamatan Labakkang, Senin(27/10/2025) malam yang awalnya hanya merenggut satu korban jiwa yakni Hasan Dg Mangka(65). Ternyata enam hari kemudian, satu pelaku lainnya, Asdar Dg Tunru menyusul tewas, Jum’at(1/11/2025) pasca insiden berdarah yang terjadi dipertigaan jalan Tugu kampung Erasa kelurahan Pundata Baji kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep.
Kedua pelaku dan korban duel.maut ini sudah tewas dan waktunya hanya beda enam hari. Hasan Dg Mangka menghembuskan nafas terakhirnya saat dilarikan ke Rumah Sakit Batara Siang Pangkep sesaat setelah kejadian duel maut itu senin malam. Bedanya Asdar Dg Tunru meninggal dunia di RSUD La Patarai kabupaten Barru. Kabar meninggalnya Asdar baru diketahui jika dilarikan ke Rumah Sakit Barru yang berjarak sekitar 43 kilometer dari kecamatan.Labakkang di kabupaten Pangkep.
Diperkirakan alasan keamanan sehingga satu dari korban duel maut, Asdar dilarikan ke RSUD Barru..Pertimbangan ini diambil pihak Kepolisian untuk menjaga situasi kemungkian hal-hal yang tidak diinginkan
Direktur RSUD La Patarai Barru, dr Suriadi Nurdin yang dikonfirmasi Senin malam membenarkan adanya pasien asal Pangkep bernama Asdar yang meninggal karena luka parah yang dialami akibat luka tusukan benda tajam.
“Korban ini meninggal sejak Jum’at(1/11/2025) dan sudah dibawa keluarganya ke Pangkep ketika itu. Korban meninggal tiga hari lalu,” ujar dokter Suriadi.
dokter ahli bedah ini tidak mengetahui persis kenapa harus di rawat di RSUD La Patarai. “Mungkin saja karena pertimbangam faktor keamanan pasca kejadian di Pangkep itu,” ujarnya singkat.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Muhammad Saleh yang berusaha dikonfirmasi belum berhasil. Pesan watshap yang dikirimkan belum direspon hingga berita ini diterbitkan.( Udi)





















