instagram youtube

Pasca Staf PN Barru Pukul Jurnalis, Wartawan Wajib Pakai Identitas Masuk Ruang Sidang

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 3 Februari 2025 - 11:20 WIB

Minasanews.Com.Barru— Ada suasana berbeda saat sidang pemeriksaan saksi Persidangan kasus tipu-tipu Jamaah Haji travel PT Al Hijrah Nurul Jannah yang berlangsung di Pengadilan Negeri Barru, Senin(3/1/2025). Para peserta sidang diwajibkan melakukan proses registrasi kemudian memakai identitas sebelum masuk ruang sidang.

Termasuk para wartawan peliput kasus dugaaan penipuan jamaah haji yang masih dalam tahap pemeriksaan saksi. Kondisi pengetatan penjagaan di PN Barru sangat berbeda dengan sidang sebelumnya.

Beberapa petugas PN Barru menyatakan pihaknya diminta oleh Ibu Ketua PN agar semua peserta sidang harus menyimpan identitas seperti KTP, SIM atau kartu pengenal lainnya dibagian ruang administrasi kemudian diberikan kartu identitas khusus sebelum masuk mengikuti proses persidangan.

Baca Juga :  Dua Proyek Penanggulangan Banjir di Barru Senilai Rp 13 Milyar diduga Bermasalah

“Para jurnalis peliput sidang juga wajib mengikuti proses administrasi dan memakai identitas Pers yang disiapkan pihak PN,” ujar salah seorang Staf PN Barru.

Suasana pengetatan dalam mengikuti proses sidang di PN Barru saat ini dilakukan lantaran pekan lalu terjadi insiden pemukulan salah seorang Staf PN terhadap dua jurnalis yang sedang meliput sidang dugaan Penipuan Jamaah haji yang sementara bergulir di PN .

Baca Juga :  Tiga Kali Abaikan Panggilan Jaksa, Tersangka Dirut PT Cahaya Sakti Dijemput Paksa

Bahkan saat mau masuk ruang sidang. Petugas ruang sidang meminta peserta untuk menundukkan badan dihadapan Majelis Hakim sebelum duduk. “Sebelum duduk dikursi, Bapak harus tundukkan badan ke arah Majelis Hakim ya,” ujar salah seorang Staf PN yang bertugas dipintu ruang sidang.( Udi)

Berita Terkait

Terdakwa Dirut PT Al Hijrah Nurul Jannah Hanya Dituntut 1,5 Tahun, Jamaah Kecewa dan Soroti JPU
Tersangka Bos Pabrik Uang Palsu Diberhentikan Tidak Hormat Dari UIN Makassar
Pelaku Penganiayaan Anak Dibawah Umur Hanya Dituntut 2 Bulan, PH Sebut Tuntutan Aneh
Kajati Sulsel Usul Peran Jaksa Diperkuat Dalam Penyusunan RUU KUHAP
Kurir Shopee Ditangkap Usai Jambret Emak-emak
Kajati Sulsel Pantau Tes CPNS Kejaksaan di Kampus UNM
Gegara Utang Chips Warga Biringere Nekad Bunuh Pedagang Barang Bekas
Polisi Tangkap Anak RT yang Paksa Pelajar Teguk Miras Oplosan Hingga Tewas

Berita Terkait

Rabu, 7 Agustus 2024 - 10:16 WIB

Tiga Tahun Ayah Bejat Ini Garap Anak Tiri

Jumat, 6 Oktober 2023 - 22:14 WIB

Tindakan premanisme Terjadi lagi di kampus FSD UNM

Selasa, 2 Mei 2023 - 16:19 WIB

Dua Proyek Penanggulangan Banjir di Barru Senilai Rp 13 Milyar diduga Bermasalah

Minggu, 24 Desember 2023 - 16:09 WIB

Curi Motor di Barru, Kabur ke Pare-pare Hingga Dihajar Massa

Senin, 3 Februari 2025 - 13:57 WIB

Saksi Ungkap Saat Ditangkap Polisi Arab Digiring Naik di Bus dan Dibawah ke Pemukiman

Jumat, 10 November 2023 - 19:56 WIB

Kajari Pangkep Mediasi Warga Jagong Selesaikan Sengketa di Rumah Restorative Justice

Jumat, 9 Mei 2025 - 19:06 WIB

Polres Pangkep Amankan Dua Penjual Miras, Seorang Perempuan Ikut Digelandang

Selasa, 26 September 2023 - 06:45 WIB

Empat Pemuda Aniaya Tiga Wanita Terancam Penjara 7 Tahun

Berita Terbaru