instagram youtube

Tembak Tegas ke Residivis, Polisi di Makassar Sempat di Ancam Badik

admin - Penulis Berita

Kamis, 11 Mei 2023 - 09:04 WIB

Minasanews.com, Makassar – Pria berinisial JP (23) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditembak polisi di bagian pinggang dan kaki. Residivis kasus pencurian itu diberikan tindak tegas karena mengancam petugas pakai badik.

Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan pelaku diamankan di Jalan Adhyaksa, Kecamatan Panakkukang, Makassar pada Minggu (7/5) sekitar pukul 18.30 Wita. Saat itu, pelaku melawan petugas ketika hendak diamankan.

“Pada saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan melakukan perlawanan. Dia membawa badik dan akan mengancam jiwa, hingga dilakukan tindakan tegas terukur,” kata Ngajib kepada wartawan, Selasa (9/5/2023).

Ngajib menuturkan tindakan anggotanya sudah sesuai aturan. Apalagi pelaku sudah diberikan peringatan terlebih dahulu namun tidak diindahkan.

Baca Juga :  Terdakwa Direktur PT Al Hijrah Nurul Jannah Akui Titip Jamaah ke Travel Kaymaska

“Anggota tidak melakukan sesuatu yang melanggar karena sudah prosedural,” katanya.

JP kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dia mengalami luka tembak di bagian pinggang dan kaki.

“Di bagian pinggang dan kaki (luka tembak),” ujar Ngajib.

Kombes Ngajib mengatakan JP ditangkap anggota Polsek Panakkukang berdasarkan laporan warga. Ngajib mengungkap ada 6 laporan yang masuk ke polisi terkait terbuatan JP.

“Banyak dia laporan polisinya, ada 6,” ujarnya.

Ngajib menuturkan JP pernah ditangkap kasus pelemparan bom molotov di Gereja Toraja Masale di Jalan Adhyaksa, Kecamatan Panakkukang, Makassar pada tahun 2018 lalu. Perbuatan JP saat itu nyaris membakar gereja.

Baca Juga :  Sembunyi di Kompleks Perumahan, Buronan Kasus Korupsi Pasar Ditangkap di Makassar

“Dia pernah lempar bom molotov ke gereja, terus dia pelaku pencurian dan kekerasan (curas),” katanya.

Ngajib menambahkan aksi kejahatannya sering meresahkan masyarakat. JP pun menjadi target operasi polisi sejak lama.

“Orang itu sudah meresahkan, dan banyak testimoni yang dibuat masyarakat kok. Buron dia. Dia juga pernah melakukan di Pangkep, melakukan pencurian juga. Sadis itu orang,” paparnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Babak Baru Tewasnya Mahasiswa Unhas saat Diksar Mapala
Dekan Hukum Unhas Apresiasi Kejati Sulsel Pengawalan Kasus Korupsi Tambang Pasir
Guru SMK Makassar Tersangka Kasus Uang Palsu
Pasca Staf PN Barru Pukul Jurnalis, Wartawan Wajib Pakai Identitas Masuk Ruang Sidang
Dinyatakan Inkracht, Kejari Pangkep Musnahkan Puluhan Barang Bukti
Usai Kakinya Ditembak, Pelaku Curnak di Mapolres Barru Pakai Kursi Roda Ikut Press Release
Hakim Cecar Saksi Suami Terdakwa Soal Visa Jamaah Kasus Dugaan Tipu-tipu Travel Haji
Jaksa Sempat Bidik Kasus Ini, Ternyata Proyek Pengadaan APE Sekolah TK Diusut Polres Pangkep

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 08:34 WIB

Penyelidikan Sabu 30 Kg Berlanjut, Tim Satresnarkoba Polres Barru Belum Pulang Dari Tarakan

Minggu, 28 April 2024 - 07:55 WIB

Terduga Pemilik Sabu 30 Kg Simpan BB di Atas Kapal Pakai 3 Box Warna Putih

Rabu, 24 September 2025 - 13:15 WIB

Polda Sulsel Tangani Laporan Hotel Claro, Polres Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Barru

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:36 WIB

Lima Residivis Narkoba Kabur Didor Timah Panas

Rabu, 29 November 2023 - 10:09 WIB

Satu Lagi Tersangka Baru Kasus Korupsi PT SIC Dijebloskan ke Penjara

Minggu, 2 Maret 2025 - 20:56 WIB

KOMPI Sulsel Desak Kejati Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi di Bank Sulselbar

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:53 WIB

Sembunyi di Kompleks Perumahan, Buronan Kasus Korupsi Pasar Ditangkap di Makassar

Kamis, 9 November 2023 - 20:24 WIB

Dinyatakan Inkracht, Kejari Pangkep Musnahkan Puluhan Barang Bukti

Berita Terbaru

Daerah

Dandim 1405 Irup Hari Lahir Pancasila di Barru

Senin, 1 Jun 2026 - 16:43 WIB

Dilarang Curi berita