instagram youtube

HMI Korkom UNM Desak RI Layangkan Nota Protes Imbas Pembakaran Al-Quran

admin - Penulis Berita

Rabu, 1 Februari 2023 - 17:14 WIB

HMI Korkom UNM desak RI segera layangkan nota protes imbas pembakaran Al-Quran

HMI Korkom UNM desak RI segera layangkan nota protes imbas pembakaran Al-Quran

Minasanews.com, Makassar – Dunia mengalami waktu yang terus berjalan, dengan keberagaman dinamika yang terjadi. Baru-baru ini, dunia digemparkan oleh aksi provokatif dilakukan oleh Politikus asal Swedia.

Aksi pembakaran Al-Quran di Swedia beberapa waktu lalu, menjadi berita hangat di dunia Internasional terlebih lagi ancaman aksi pembakan Al-Quran tersebut akan di lakukan setiap pekan.

“Kami dari HMI Korkom UNM mengecam keras aksi pembakaran Kitab Suci Al-Quran oleh politikus Rasmus Paludan asal Swedia tersebut, itu bukan saja tidak sesuai dengan nilai keagamaan dan toleransi, malah lebih dari itu bisa memicu ketegangan,” ujar Ketua HMI Korkom UNM.

Baca Juga :  Gegara Pohon Pembuatan Ballo Dirusak, Pemuda Tebas Korban Hingga Tewas

Dalam pernyataan tertulis yang diterima MinasaNews.com, Ketua Umum HMI Korkom UNM itu mendesak Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia untuk segera membuat nota protes dan juga membuat konferensi pers .

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengecam aksi pembakaran Al- Quran tersebut.

Pembakaran Al- Quran di dekat kedutaan Turki di Swedia adalah tindakan vandalisme yang tidak dapat diterima, tindakan ini merupakan penistaan terhadap kitab suci dan telah melukai serta menodai toleransi antar umat beragama.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengecam tindak tidak terpuji tersebut. Kebebasan berekspresi harus dilakukan secara bertanggung jawab”. Jelasnya

Diketahui, aksi pembakaran Al-Quran di depan kedutaan besar Turki di Stockholm, Swedia itu dilakukan oleh Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras, yang juga berkewarganegaraan Swedia.

Baca Juga :  Breaking News : Polisi Tak Tetapkan AG Pacar Mario Dandy Sebagai Tersangka, ini Statusnya

Dilansir dari berbagai sumber, aksi itu merupakan protes terhadap Islam dan apa yang disebut upaya Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk mempengaruhi kebebasan berekspresi di Swedia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) berencana akan memanggil Dubes Swedia di Indonesia untuk dimintai penjelasan. Kecaman dari negara Arab, termasuk Arab Saudi, Yordania, dan Kuwait juga telah dilayangkan terkait dengan peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Surveyor Indonesia Dijebloskan ke Lapas Makassar
Empat Kampus Ternama di Makassar Terseret Kasus Besar Dua Tahun Terakhir
Alasan Ekonomi Pasutri Ini Rela Edarkan Sabu di Barru
Gegara Utang Chips Warga Biringere Nekad Bunuh Pedagang Barang Bekas
Terduga Pemilik Sabu 30 Kg Simpan BB di Atas Kapal Pakai 3 Box Warna Putih
Gerebek Pedagang dan Tempat Hiburan, Polres Barru Sita Ratusan Botol Miras
Razia Kos-kosan, Resmob Pangkep Amankan Pemilik Busur dan Ketapel
Dekan Hukum Unhas Apresiasi Kejati Sulsel Pengawalan Kasus Korupsi Tambang Pasir

Berita Terkait

Rabu, 14 Agustus 2024 - 22:18 WIB

Kepala Korban Diduga Dihantam Benda Tumpul Sebelum Mayat Disimpan Dalam Koper

Selasa, 23 Mei 2023 - 10:45 WIB

Lima Tersangka Kasus KUR BRI Unit Mappasaile Pangkep Ditahan

Minggu, 29 September 2024 - 08:03 WIB

Terungkap Motif Ayah Tega Bunuh Anak Kandung, Pelaku Marah Gegara Motornya Rusak

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:27 WIB

Dekan Hukum Unhas Apresiasi Kejati Sulsel Pengawalan Kasus Korupsi Tambang Pasir

Jumat, 3 Mei 2024 - 20:39 WIB

Aktivis Mahasiswa Ramai-Ramai Kecam Bupati Bulukumba yang Penjarakan Eks Wasekjend PB HMI

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:21 WIB

Barru Jadi Wilayah Paling Rawan Pencurian Sepanjang 2025

Kamis, 20 November 2025 - 17:06 WIB

Aroma Korupsi Seret Pengadaan Bibit Nenas Senilai Rp 60 Milyar, Jaksa Geledah Tiga Kantor

Kamis, 11 Mei 2023 - 13:29 WIB

Nelayan Asal Pangkep Ditangkap Pakai Bom Ikan di Pulau Gondong Bali

Berita Terbaru

Edukasi

Empat Kepala SMA-SMK di Barru Mundur, Ada Apa?

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:42 WIB

Dilarang Curi berita