Minasanews.Com.Gowa— Aparat Polres Gowa masih terus mengusut kasus peredaran uang palsu produk pabrik uang yang diduga berada di dalam kampus Universitas Islam Negeri ( UIN) Makassar. Keseriusan pihak Kepolisian melakukan pengembangan penyelidikan benar-benar ditunjukkan dengan bukti bahwa penyidik telah mengamankan sekitar 15 orang yang diduga terkait dengan kasus uang palsu ini.
Polisi sudah mengamankan beberapa pihak. Termasuk dari kalangan pejabat UIN yang nota bene menjabat Kepala Perpustakaan PTN Islam terbesar di Indonesia Timur ini. Kepala Perpustakaan itu tak lain berinitial AI bersama beberapa staf UIN lainnya.
Bahkan pihak Polres Gowa telah melakukan pengejaran hingga wilayah Sulbar dan hasilnya dua ASN Pemprov Sulbar ikut dicokok petugas. Kedua ASN itu,MMB(40) dan TA(52) bersama dua orang lainnya, berinitial IH(42) dan WY(32) juga diamankan oleh Polisi di Mamuju.
Pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terkait dengan produksi uang palsu ini. Terus dilakukan aparat Kepolisian dalam membongkar sindikat uang palsu ini. Bahkan seorang pemasang benang pada uang palsu itu ikut diamankan di wilayah Maniang Pajo kecamatan Anabanua kabupaten Wajo.
Kapolres Gowa AKBP Rheonald,T Simanjuntak kepada wartawan, Senin(16/12/2024) menyatakan pihaknya masih terus melakukan pengembangan proses penyelidikan dan penyidikan kasus uang palsu ini.
“Kami sudah meningkatkan status perkara ini dari Penyelidikan ke Penyidikan. Sudah ada 15 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka dan 9 orang telah ditahan,” ujar Kapolres.( Udi)





















