Minasanews.Com.Makassar— Disaat Rektor UIN Makassar sangat gencar membangun citra kampus dimedsos. Kini justru lembaga perguruan tinggi Islam terbesar di Indonesia Timur ini diterpa kabar tak sedap. Sebab musababnya Polisi berhasil membongkar adanya dugaan percetakan uang palsu dalam Kampus UIN tersebut.
Mendengar ramainya pemberitaan media tentang Kampus UIN Makassar diduga memproduksi uang palsu. Rektor UIN Makassar Prof Dr Hamdan Juhannis mengklarifikasi bahwa hal ini merupakan murni dari perbuatan terduga oknum pegawai.
Kemudian berita ini cenderung masih bersifat desas-desus karena pihak Kepolisian belum memberikan keterangan resmi. “Sebelum dilakukan tindakan tegas terhadap adanya oknum pegawai yang disebut-sebut terlibat dalam kasus ini. Pihak kampus masih menunggu kepastian proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Hamdan.
Guru Besar UIN sekaligus pucuk pimpinan dari Kampus yang terletak di Samata Kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat jika terbukti secara hukum. “Akan ada tindakan tegas dari pihak Kampus jika secara hukum terbukti terlibat,” ucap penulis buku Melawan Takdir ini.
Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bahtiar belum memberikan keterangan rinci terkait kasus dugaaan adanya uang palsu yang dicetak dalam kampus UIN. “Penyidik masih sementara memeriksa beberapa pihak,sehingga kami minta anda bersabar dulu,” ujar Bahtiar berkelit.
Meski begitu sebelumnya beredar informasi bahwa Polsek Pallangga sempat mengendus awal perkara ini setelah menerima laporan dari salah satu pihak Pembiayaan yang melaporkan bahwa ada seseorang yang datang membayar pinjaman dengan menyodorkan beberapa lembaran uang seratus ribuan.
Seperti diungkapkan Kapolsek Pallangga Iptu Firnan. “Awalnya uang tersebut tidak terdeteksi melalui X ray, namun belakangan dicurigai pada nomor seri yang tertera dari uang tersebut memiliki angka yang sama. Dari sinilah dasar kecurigaan tersebut terungkap bahwa uang itu diduga palsu,” ungkap Firman.
Dari perkembangan informasi terbaru pihak Polres Gowa sudah mengamankan beberapa orang yang diduga kuat terseret dalam kasus ini. Termasuk mengamankan alat produksi cetak uang yang diduga palsu. Bahkan beredar informasi bahwa kalau ada salah seorang oknum Dosen ikut diamankan sehubungan dengan perkara dugaan uang palsu tersebut.( Udi)





















