instagram youtube

Rekanan Pengadaan APE Senilai Rp 947 Juta Sudah Tiga Kali Diperiksa Penyidik Tipidkor

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:49 WIB

Minasanews.Com.Pangkep–.Kasus dugaan mark up pengadaan alat peraga edukatif( APE) terus bergulir ditangan penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi( Tipidkor) Reskrim Polres Pangkep. Nilai alokasi anggaran pengadaan APE ini sebesar Rp 947 Juta yang dialokasikan melalui dana alokasi khusus( DAK) 2023.

Pihak rekanan pengadaan APE disejumlah sekolah TK di Pangkep dari CV Kallolo Utama Karya sudah tiga kali menjalani proses pemeriksaan. Bahkan jika tidak ada aral melintang. Penyidik Tipidkor mengagendakan akan memeriksa Kadis Pendidikan dan beberapa pejabat disdikbud lainnya.

Kanit Tipidkor Reksrim Polres Pangkep Aipda Rustam yang dihubungj, Sabtu(18/5/2024)membenarkan adanya proses pemeriksaan terhadap rekanan pengadaan APE.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terkait alat peraga
Kita tetap profesional melakukan pemeriksaan.
Sudah kita panggil pihak rekanan juga terkait ini.
Kedepannya juga kita akan panggil pihak dinas terkait.
Tadi kita sudah panggil kembali rekanan, ini sudah yang ketiga kalinya,” kata Rustam.

Baca Juga :  DPD PAN Target Tiga Kursi di Parlemen Barru

Sebelumnya Pihak Rekanan CV Kallolo Utama Karya, Arsam menjelaskan ke media ini jika awal pemberitaan yang sudah beredar luas banyak yang perlu diluruskan dan Arsam menyayangkan karena dirinya sebagai pihak rekanan tidak dikonfirmasi diawal pemberitaan.

Arsam saat itu lebih jauh menjelaskan jika awalnya penawaran melalui surat pesanan perusahaan miliknya didaftar melalui e-katalog dan pihak Disdik bertindak sebagai pembeli barang yang kami tawarkan. Dia mencontohkan kalau proses penawaran kepada pihak pembeli hampir mirip seperti proses jual beli di shopee dan sistem belanja lainnya.

Rekanan ini juga tak menampik bahwa perusahaanya bergerak dibidang konveksi. “Tetapi itu hanya salah satu. Sebab perusahaan saya juga mengelola sektor usaha lain seperti pengadaan barang dan beberapa sektor lainnya,” ungkap Arsam

Baca Juga :  Penyelidikan Sabu 30 Kg Berlanjut, Tim Satresnarkoba Polres Barru Belum Pulang Dari Tarakan

Direktur CV Kallolo Utama Karya ini juga membantah kalau barang.yang ditawarkan tidak sesuai spesifikasi. “Semua produk barang yang kami tawarkan sudah sesuai spesifikasi dan ketika pengadaan dikerjakan sudah ada pendampingan dari pihak Kejaksaan. Bahkan telah dilakukan monitoring dan evaluasi dari tim pendamping tersebut,” bebernya.

Ditambahkan oleh Arsam bahwa pengadaan ini bukan dilaksanakan dalam bentuk paket, tidak melalui proses lelang dan juga tidak ada proses tender.

Hanya saja Arsam tidak bisa memberikan jawaban saat dimintai keterangan. Apakah semua pengadaan barang ini sudah berlisensi SNI. “Untuk soal ini silahkan konfirmasi saja ke Penyidik Tipidkor karena permasalahan ini sudah ditangani pihak Tipidkor Polres Pangkep,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Satu Lagi Tersangka Baru Kasus Korupsi PT SIC Dijebloskan ke Penjara
Tutup Tahun 2023, Dua Jaksa dan Tiga Anggota Brimob Dipecat di Sulsel
Tembak Tegas ke Residivis, Polisi di Makassar Sempat di Ancam Badik
Kejati Sulsel Geledah Empat Lokasi Kasus Proyek Bendungan Paselloreng
Sepekan Kabur Dari Rutan Polres Barru, Lima Residivis Narkoba Kembali Diringkus
Sabu 30 Kg dan Kurir Sudah Diungkap, Pemilik Barang Haram Belum Diketahui
Gegara Tahanan Kabur, 12 Aparat Polres Barru Diperiksa Propam
Rekanan Proyek Pengadaan APE Sekolah TK Sudah Dua Kali Diperiksa Penyidik Tipidkor

Berita Terkait

Sabtu, 18 Februari 2023 - 12:39 WIB

Kenalan di Sosmed, 3 Pria di Makassar Perkosa Secara Bergilir Remaja Berusia 13 Tahun

Kamis, 28 September 2023 - 19:17 WIB

Pelaku Ditahan Gegara Gadai Mobil Rental

Rabu, 8 Februari 2023 - 10:42 WIB

Kasus Pembunuhan Bocah yang Sempat Viral Demi Ginjal di Makassar Segera Disidang

Kamis, 2 November 2023 - 18:05 WIB

Terseret Kasus Korupsi Rp 20 Milyar, Eks Pimpinan PT Surveyor Indonesia Cabang Makassar Ditahan

Kamis, 9 November 2023 - 20:24 WIB

Dinyatakan Inkracht, Kejari Pangkep Musnahkan Puluhan Barang Bukti

Rabu, 1 Maret 2023 - 13:47 WIB

Pelaku Penganiayaan Anak Dibawah Umur Hanya Dituntut 2 Bulan, PH Sebut Tuntutan Aneh

Senin, 3 Juni 2024 - 17:28 WIB

5 Tersangka Kabur Dari Rutan Polres Barru, Ternyata Tahanan Narkoba

Selasa, 21 Februari 2023 - 10:19 WIB

Setelah Viral Pengakuan Bandar Narkoba yang di Duga Dibekingi Oknum Polisi, di Usut Propam Polda Sulsel

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Barru Bantu Dusun Tak Terjangkau Listrik

Minggu, 23 Jun 2024 - 15:47 WIB

Daerah

Tiga Kadis Kompak Luncurkan Inovasi

Jumat, 21 Jun 2024 - 15:18 WIB

You cannot copy content of this page