instagram youtube

Barru Jadi Wilayah Paling Rawan Pencurian Sepanjang 2025

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:21 WIB

Minasanews.Com.Barru–Dari 235 kasus kriminal yang ditangani Polres Barru sepanjang tahun 2025, kasus pencurian di kabupaten Barru, termasuk perkara kriminal paling menonjol dibandingkan berbagai bentuk kejahatan lainnya. Aksi pencurian di wilayah ini tercatat 60 kali terjadi. Hal ini terungkap saat agenda Pres Rilis akhir tahun 2025 di Mapolres Barru,.Rabu(31/12/2025) yang dipimpin langsung Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap.

Meski demikian, jumlah perkara kriminal yang ditangani Polres Barru sebanyak 235 kasus sepanjang tahun 2025. Namun dinilai mengalami penurunan dibanding tahun 2024 dengan jumlah kejahatan yang ditangani sebanyak 246 kasus. Ada penurunan sekitar 3 persen. Dari capaian kinerja sepanjang tahun 2025, meliputi bidang kriminalitas, narkoba, lalu lintas, pelayanan kepolisian, serta dukungan terhadap program strategis pemerintah.

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap menjelaskan jumlah kasus kriminal pada tahun 2025 tercatat sebanyak 239 kasus, menurun dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 246 kasus, atau mengalami penurunan sebanyak 7 kasus dengan persentase penurunan 3 persen.

“Dari total 239 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2025, sebanyak 215 perkara berhasil diselesaikan, sehingga persentase penyelesaian perkara, mencapai 90 persen, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar AKBP Ananda yang baru 5 bulan menjabat Kapolres Barru ini.

Adapun jenis tindak pidana yang mendominasi sepanjang tahun 2025, kata Kapolres, yaitu pencurian sebanyak 60 kasus, penganiayaan 35 kasus, penipuan 22 kasus, tindak pidana ITE 21 kasus, penggelapan 19 kasus, kekerasan terhadap anak 9 kasus, serta pengeroyokan 9 kasus.

Baca Juga :  Lima Mahasiswa Unhas Ditetapkan Tersangka Imbas Dugaan Pengeroyokan

“Jika dibandingkan antara tahun 2024 dan 2025, terjadi penurunan pada beberapa jenis kejahatan,” bebernya.

Kasus pengeroyokan menurun dari 11 kasus menjadi 9 kasus. Kasus kekerasan dalam rumah tangga menurun dari 5 kasus menjadi 4 kasus. Kasus kekerasan terhadap anak menurun dari 13 kasus menjadi 9 kasus.

“Kejahatan berbasis elektronik juga mengalami penurunan dari 32 laporan pada tahun 2024 menjadi 21 laporan pada tahun 2025. Kasus penipuan dan penggelapan menurun dari 50 kasus menjadi 41 kasus. Sementara itu, kasus pencurian mengalami peningkatan, dari 59 kasus pada tahun 2024 menjadi 60 kasus pada tahun 2025,” terangnya.

Selanjutnya, tindak pidana narkoba.
Sepanjang tahun 2025, Polres Barru menangani 34 kasus narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 41 orang. Barang bukti sabu yang berhasil diamankan memiliki berat total 162,70 gram, dengan nilai ekonomis sekitar Rp249.419.100. Dengan menggagalkan peredaran narkoba tersebut, Polres Barru menyelamatkan sedikitnya 649 jiwa.

Sementara itu, bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 251 kejadian, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 332 kejadian. Korban luka berat menurun dari 26 orang menjadi 4 orang, dan korban luka ringan menurun dari 448 orang menjadi 357 orang.

Baca Juga :  Saksi Kasus Dugaan Tipu-tipu Jamaah Haji Ngaku Dikejar-kejar Polisi Arab dan Makan Nasi Basi

“Namun demikian, korban meninggal dunia terjadi penambahan 1 jiwa, dari 45 jiwa pada tahun 2024 menjadi 46 jiwa pada tahun 2025. Kerugian materil juga meningkat dari sekitar Rp1,64 miliar menjadi Rp1,68 miliar,” beber Ananda.

Di bidang pelayanan kepolisian, Polres Barru telah menerbitkan 9.217 SKCK, serta mengeluarkan 44 izin kegiatan, yang meliputi kegiatan hiburan, olahraga, dan kebudayaan.

Ditambahkan Alumni Akpol ini. Sepanjang tahun 2025, Polres Barru juga menerima penghargaan IKPA Juara I, sebagai satuan kerja dengan capaian nilai IKPA sempurna terbanyak. Selain itu, diberikan pula penghargaan internal kepada personel berprestasi dari Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam, serta Bhabinkamtibmas.

Dalam mendukung program strategis Presiden terkait ketahanan pangan, Polres Barru mencatat penyaluran hasil panen jagung ke Bulog sebesar 515.283 ton. Selain itu, Polres Barru bersama Polsek jajaran berhasil mendistribusikan beras SPHP sebesar 324,5 ton kepada masyarakat Kabupaten Barru.

“Sebagai penutup, pada tahun 2026, Polres Barru menargetkan pengoperasian SPPG Polri di Kecamatan Tanete Riaja sebagai bagian dari peningkatan pelayanan dan dukungan terhadap program Presiden Prabowo. SPPG ini nantinya akan menyalurkan makan bergizi gratis ke 2.000 penerima manfaat di sekolah-sekolah pelosok Kecamatan Tanete Riaja,” tambahnya.( Udi)

Berita Terkait

Lima Residivis Narkoba Kabur Didor Timah Panas
Gegara Ditegur Bawa Parang Saat Minum Ballo, Pelaku Emosi Hingga Tebas Korban
Kajati Sulsel Usul Peran Jaksa Diperkuat Dalam Penyusunan RUU KUHAP
Bos PT Al Hijrah Nurul Jannah Divonis 2 Tahun Penjara, PH Ajukan Banding
Saksi Kasus Dugaan Tipu-tipu Jamaah Haji Ngaku Dikejar-kejar Polisi Arab dan Makan Nasi Basi
Terseret Kasus Proyek Pengadaan CCTV Rp 4,5 Milyar, Pejabat Pemkab Pangkep dan Rekanan Ditahan
Tembak Tegas ke Residivis, Polisi di Makassar Sempat di Ancam Badik
Kadis Perpustakaan Makassar Tersangka Proyek 3,9 M

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:59 WIB

Mobile Hunting Perintis Sat Samapta Polres Barru Patroli Hingga Larut Malam

Selasa, 6 Februari 2024 - 14:36 WIB

Gegara Ditabrak dan Tersinggung Petani di Pangkep Tebas Kepsek Hingga Tewas

Kamis, 28 September 2023 - 19:17 WIB

Pelaku Ditahan Gegara Gadai Mobil Rental

Senin, 3 Juni 2024 - 18:04 WIB

Gegara Tahanan Kabur, 12 Aparat Polres Barru Diperiksa Propam

Selasa, 23 Mei 2023 - 10:45 WIB

Lima Tersangka Kasus KUR BRI Unit Mappasaile Pangkep Ditahan

Jumat, 20 Oktober 2023 - 06:47 WIB

Tim Tabur Kejati Sulsel Tangkap Buron Kasus Korupsi Mantan Lurah Paddoang-doangan

Jumat, 10 November 2023 - 08:39 WIB

Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Surveyor Indonesia Dijebloskan ke Lapas Makassar

Minggu, 6 Agustus 2023 - 13:32 WIB

Tiga Bersaudara di Barru Korban Penikaman, Satu Tewas Dua Luka

Berita Terbaru